Bagaimana negara-negara berkembang dapat mengumpulkan dana untuk mengatasi krisis iklim

Menyeimbangkan keuntungan dengan dampak sosial
Menyeimbangkan antara keuntungan finansial dan dampak sosial sangat penting.
Mitigasi risiko melalui jaminan dari bank pembangunan multilateral atau lembaga keuangan internasional dapat memainkan peran penting.
Jaminan ini dapat mencakup sebagian kerugian pada obligasi iklim, sehingga membuatnya lebih menarik bagi investor swasta.
Menggabungkan filantropi dan keuntungan juga menawarkan model hibrida di mana dana filantropi menanggung biaya berisiko tinggi, sementara investor swasta menikmati keuntungan.
Mengintegrasikan metrik pengembalian sosial seperti nyawa yang diselamatkan dapat memperluas daya tarik investasi iklim.
Dengan mengadopsi strategi seperti mengaitkan keuntungan investor dengan manfaat lokal yang dapat diukur, memanfaatkan teknologi untuk mengurangi risiko, dan menggerakkan sumber daya yang belum dimanfaatkan seperti modal diaspora, ekonomi emerging dapat mengubah lanskap pembiayaan iklim mereka.
Dr Amar Rao adalah Associate Professor di Sekolah Manajemen, BML Munjal University, Haryana. Ia bekerja pada risiko iklim dan mekanisme pendanaan, serta memberikan nasihat kepada perusahaan tentang kerangka kerja ESG. Penelitiannya berfokus pada persimpangan antara manajemen risiko dan iklim, termasuk pasar energi.
Diterbitkan pertama kali di bawah lisensi Creative Commons oleh 360info™.
Artikel ini diterjemahkan menggunakan alat kecerdasan buatan otomatis yang berpotensi memiliki kesalahan, kesilapan dan ketidakakuratan. Berbagai upaya sudah dilakukan untuk memastikan kejelasan dan koherensi, terjemahan ini bisa saja tidak lengkap dalam menangkap nuansa, intonasi dan tujuan dari teks aslinya. Untuk versi yang tepat, silakan merujuk pada artikel aslinya.
Artikel ini pertama kali dipublikasikan tanggal 25 Dec 2024 di bawah lisensi Creative Commons oleh 360info™



Komentar