Serangan AS-Israel ke Iran Apakah Berdampak Batalnya TIMNAS Iran ke Piala Dunia?

Ada Apa Dibalik Kematian Ayatollah Ali Khamenei

Amar Ome

Upaya Iran untuk meningkatkan pengaruh regional dan kapabilitas militernya sebagai langkah rasional untuk menjamin kelangsungan hidupnya, berdampak bagi AS sebagai hegemon global dan Israel sebagai kekuatan regional dominan.

Kebangkitan Iran dianggap sebagai ancaman langsung terhadap keamanan dan status quo. Sebenarnya masih terjadi perundingan, namun Istrael sudah seperti pelakor yang merusak suasana dengan gertakannya.

Serangan militer yang berpotensi menargetkan Iran tidak hanya bertujuan melumpuhkan kapabilitas strategis, tetapi juga dapat menyasar kepemimpinan untuk menciptakan destabilisasi internal.

Kematian figur sentral seperti Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei akan menjadi konsekuensi atau bahkan tujuan strategis dalam penyerangan ini.

Menurut logika Realisme Ofensif, eliminasi kepemimpinan musuh adalah cara efektif untuk memicu kekacauan suksesi, melemahkan kohesi rezim, dan menghambat kemampuan negara tersebut untuk memproyeksikan kekuatan di masa depan, sehingga mengamankan posisi penyerang.

Setidaknya, program nuklir menjadi alasan utama, seakan ada yang tak rela. Seperti lirik lagu dari Grup Kasidah Nasida Ria “Kawasan dunia kini terkejut... menengok ke arah kawasan teluk... iran irak bertempur... Amerika turut campur.”

Setiap tindakan yang diambil Iran untuk meningkatkan keamanannya, seperti program nuklir, secara paradoksal justru membuat AS dan Israel seperti cacing kepanasan.

Baca Halaman Selanjutnya..

Selanjutnya 1 2 3 4 5 6 7

Komentar

Loading...