Tetap Produktif Tanpa Kehilangan Pahala: Panduan Puasa bagi Pekerja Berat

H. M. Thariq Kasuba, LC,. M.A
H. M. Thariq Kasuba, LC,. M.A

Suatu ketika Rasulullah SAW pernah memegang tangan seorang buruh yang kasar karena kerja keras kemudian bersabda:

​هَذِهِ يَدٌ يُحِبُّهَا اللَّهُ وَرَسُولُهُ

"Inilah tangan yang dicintai Allah dan Rasul-Nya."

Dalam momen lain Rasulullah SAW bersabda:

إِنَّ اللهَ تَعَالَى يُحِبُّ الْمُؤْمِنَ الْمُحْتَرِفَ

"Sesungguhnya Allah ta'ala mencintai hamba mukmin yang bekerja keras (mencari nafkah)." (HR. Thabrani).

Khusus untuk Tenaga Medis Niatkan setiap tindakan medis sebagai sedekah nyawa. Kesabaran menghadapi pasien adalah "booster" pahala yang besar.

Sedangkan untuk Wartawan Pastikan berita yang ditulis benar (no hoax). Menjaga kejujuran dalam berita adalah bagian dari menjaga kesucian puasa.

Untuk buruh atau Pekerja Lapangan manfaatkanlah waktu istirahat (seperti Qailulah atau tidur sejenak sebelum Dzuhur) untuk meregenerasi energi fisik dan otak.

​2. perhatikan pola makan saat sahur agar fisik mendapat nutrisi yang cukup dan terhidrasi.

Ahli gizi menyarankan untuk memilih nasi merah, gandum, atau ubi agar energi dilepaskan perlahan (awet kenyang).

Baca Halaman Selanjutnya..

Selanjutnya 1 2 3 4

Komentar

Loading...