Antara Kemakmuran dan Eksploitasi

Desa Sagea

El Dinoh

Kapitalisme adalah sebuah sistem yang tidak hanya mengeksploitasi buruh saja, tetapi dia mampu mencuri surplus sosial. Surplus sosial murapakan satu bentuk penindasan yang sering di lupakan, padahal surplus sosial ini adalah komoditas yang juga di eksploitasi sistem kapitalisme.

Surplus sosial adalah bentuk eksploitasi tersembunyi dalam kapitalisme di mana para pemiliki modal mengklaim nilai lebih, yang di hasilkan oleh kerja proletar tanpa kompensasi yang setarah,

Konsep utama surplus sosial adalah seperti daya kerja vs tenaga kerja yang mana pekerja menjual “daya kerjanya” ( kemampuan untuk bekerja) kepada kapitalis, bukan tenaga kerjanya (pekerjaan yang di selesaikan).

Nilai daya kerja, dimana upah yang di bayarkan kepada pekerja setara dengan biaya untuk memproduksi dan mereproduksi daya kerja mereka ( makanan, tempat tinggal, pendidikan,) nilai minimun untuk pekerja tetap bisa bekerja.

Nilai yang di ciptakan seperti selama jam kerja, dimana pekerja menghasilkan nilai yang lebih besar dari pada nilai daya kerja buruh sendiri.

Hal ini pun berlanjut sampai pada tahap eksploitasi yang mana selisih antara nilai yang di ciptakan oleh pekerja dan upah yang mereka terima adalah surplus sosial (nilai lebih), yang di ambil oleh kapitalis sebagai profit.

Kita bisa mengukur sendiri bagaimana peran borjuis dalam negara, eksploitasi terhadapa buruh, dan perampasan lahan masyarakat semua itu tidak serta merta terjadi begitu saja, melainkan ia memiliki hukum sebab akibat yang membuat petani itu kehilangan tanahya dan buruh industri itu harus di eksploitasi.

Baca Halaman Selanjutnya..

Selanjutnya 1 2 3 4 5 6 7 8

Komentar

Loading...