Jembatan Putus, Masyarakat Galela Utara Menyeberang dengan Excavator

IMG 20260113 WA0041
Masyarakat saat menyebrang di kali Ake Aru dengan Excavator.

Tobelo, malutpost.com -- Masyarakat Tobelo-Loloda kesulitan saat menyeberang di kali Ake Aru, Kecamatan Galela Utara, Kabupaten Halmahera Utara (Halut).

Itu setelah jembatan tersebut putus lantaran banjir yang terjadi pada 8 Januari lalu. Saat ini, masyarakat yang hendak menyeberang harus dibantu alat berat berupa excavator.

Fahmi, salah seorang warga Galela Utara, mengatakan, saat ini masyarakat sangat kesulitan saat hendak penyeberangan ke Tobelo maupun ke Loloda.

"Masyarakat sulit melakukan aktivitas ke Tobelo dan Loloda, apalagi hujan masih berlanjut dan banjir," ujarnya, Selasa (13/1/2026).

"Masyarakat pakai alat berat sebagai alternatif penyeberangan untuk menuju ke Tobelo kemudian berganti angkutan umum di seberang kali," tuturnya.

Ia berharap pemerintah cepat memberikan solusi terhadap kondisi yang ada.

"Kami berharap pemerintah cepat mencari alternatif jembatan. Karena tak selamanya bergantung dengan alat berat, apalagi banjir besar," sambung Fahmi. (one)

Komentar

Loading...