Kampus Dibunuh

Hamdy M. Zen

Ini sebuah program yang sangat dangkal, tidak tahu arahnya mau ke mana? Program dengan dalih makan gratis, tapi menguras APBN yang begitu besarnya.

Kenapa anggaran ini tidak dialokasikan saja ke ranah Pendidikan dalam hal fasilitas yang berkaitan dengan sarana dan pra sarana serta kesejahteraan pendidik?

Kalau mau kecerdasan anak bangsa meningkat, bukan dengan cara memberi MBG. Tingkatkan kualitas Pendidikan mulai dari TK / PAUD – Perguruan Tinggi. Naikan gaji pendidik, bukan malah dikompres.

Pendidik Sejahtera, maka murid pasti menjadi anak pintar dan Istimewa. Jika tidak, maka hanya akan berulang – ulang seperti biasanya. Masalah banjir bandang yang terjadi di Aceh, tidak akan terselesaikan sampai kapan pun, jika dunia Pendidikan masih diabaikan.

Guru, dosen, mahasiswa, wartawan dan lain sebagainya, hanya bisa jadi penonton setia. Tidak bisa melakukan apa – apa. Karena kita saat ini, tanpa disadari, kita telah dibunuh oleh pemerintah, tidak hanya kampus, tapi juga wartawan dan lain sejenisnya, juga ikut terbunuh.

Jika sampai banjir bandang ini menjadi berita nasional, maka terbukalah semua kebobrokan pemerintah selama ini, siapa – siapa saja yang harus bertanggung jawab akan terbongkar dengan sendirinya. Makanya mereka takut, setiap Gerakan bantuan, selalu dicegah. Ini sudah bukan rahasia lagi. Camkanlah itu Kawan.

Dengan demikian seharusnya pemerintah sudah saatnya menyadari agar selalu Sadar dengan niat baik bahwa kita hanya diberi amanah yang diperuntukkan untuk majadi Contoh yang baik, bagi pemimpin – pemimpin yang akan datang sehingga kita berguna bagi semua kalangan, bukan sebaliknya.

Perlu diingat pula bahwa saat ini dengan perkembangan teknologi AI yang begitu canggih, maka sadar dirilah, kita tidak bisa dibohongi lagi, karena semua sudah bisa terakses.

Cukup dengan terhubung wifi / data, semua kalangan bisa mengakses segala bentuk informasi yang tersembunyi. Akhirnya, penulis hanya bisa berkata kembalilah Kawan.

Jangan meminta Solusi dari kita, sebab Masyarakat telah menggaji kalian untuk mencari Solusi bukan malah duduk santai dan menikmati. Sekian. Ternate, Bukit Torano, 27 Desember 2025. (*)

Selanjutnya 1 2 3 4 5 6

Komentar

Loading...