Pendidikan untuk Masa Depan Wilayah Pertambangan

M. Murad Abdullah

Pelatihan menjadi tahap krusial dalam menjamin kompetensi dan keberlanjutan pascatambang. Pelatihan harus berbasis kebutuhan riil, partisipatif, dan berkelanjutan, bukan seremonial.

Di Maluku Utara, masyarakat merasakan bahwa banyak pelatihan belum menyentuh kebutuhan nyata pascatambang dan minim pendampingan lanjutan.

Padahal, pelatihan yang kontekstual dan berorientasi pada potensi lokal dapat menjadi instrumen penting membangun kemandirian ekonomi jangka panjang.

Dengan demikian, pembangunan SDM di wilayah pertambangan harus ditempatkan dalam kerangka pertambangan berkelanjutan.

Keberhasilan tidak diukur dari besarnya eksploitasi sumber daya alam, melainkan dari sejauh mana manusia yang hidup di sekitarnya menjadi lebih berdaya, adil, tangguh, dan siap menghadapi masa depan setelah tambang berakhir.

Ino maku gasa laha – laha demi ngone nagam sengofa sedano dufutu mudiri
Mari baku bawa bae – bae demi torang samua pe kampong dan generasi anak cucu mendatang(*)

Selanjutnya 1 2 3 4 5

Komentar

Loading...