Pendidikan untuk Masa Depan Wilayah Pertambangan

M. Murad Abdullah

Oleh karena itu, pendidikan di wilayah tambang harus mengintegrasikan literasi lingkungan, mitigasi bencana, dan perencanaan pascatambang sebagai bagian dari kurikulum kontekstual.

Akses menjadi fondasi keadilan dalam pembangunan pertambangan. Akses tidak hanya dimaknai sebagai peluang kerja, tetapi juga mencakup pendidikan, informasi, dan peningkatan kapasitas.

Ketimpangan akses sering menciptakan paradoks pembangunan, di mana nilai ekonomi tambang besar, namun manfaatnya tidak dirasakan secara adil oleh masyarakat sekitar.

Keadilan hanya dapat terwujud jika masyarakat dilibatkan secara bermakna dalam pengambilan keputusan, pengawasan lingkungan, dan memperoleh informasi yang transparan.

Orientasi pekerjaan berfungsi sebagai jembatan antara pendidikan dan kebutuhan industri. Tanpa orientasi yang tepat, pendidikan menghasilkan lulusan yang tidak selaras dengan realitas kerja.

Orientasi yang berpihak harus menghadirkan pendampingan konkret, bimbingan karier realistis, serta pemahaman tentang risiko dan tuntutan kerja di sektor tambang.

Dengan demikian, generasi muda tidak sekadar diarahkan untuk bekerja, tetapi dipersiapkan untuk bertahan dan berkembang secara profesional.

Baca Halaman Selanjutnya..

Selanjutnya 1 2 3 4 5

Komentar

Loading...