Wajah Perempuan di Media Massa

Selain itu, sejak awal, kegiatan jurnalistik baik cetak ataupun elektronik selalu didominasi pria. Beberapa pakar menyebut jurnalistik maskulin yang menggunakan pandangan dan subjektivitas pria untuk meneropong wanita.
Pria dan wanita digambarkan sebagai mempunyai kegiatan yang berbeda dan memutuskan hal-hal yang berbeda pula.
Baca Juga: Kami Tak Pernah Aman
Wanita digambarkan sebagai manusia yang selalu peduli dengan rumah tangga dan penampilan fisik mereka, sementara kepedulian pria adalah pekerjaan, bisnis, urusan publik, olahraga, dan sebagainya. ironisnya, banyak di antara kaum wanita sendiri yang tidak menyadari.
Dimana juga masyarakat sebagai suatu kelompok, menciptakan perilaku pembagian gender untuk menentukan apa yang mereka anggap sebagai suatu keharusan, untuk membedakan laki-laki perempuan. Oleh karena itu, jenis pekerjaan bisa dipertukarkan dan tidak bersifat universal.
Sebenarnya perbedaan gender, tidak akan menjadi masalah selama tidak memunculkan ketidakadilan gender. Akan tetapi, dalam kenyataan perbedaan gender telah melahirkan berbagai ketidakadilan baik bagi laki-laki dan terutama terhadap perempuan.
Sedangkan ketidakadilan gender adalah suatu sistem dan struktur dimana laki-laki dan perempuan menjadi korban sistem tersebut. Untuk memahami persoalan yang muncul sebagai akibat adanya perbedaan gender dapat dilihat manifestasinya.
Banyak bentuk ketidakadilan terhadap jenis kelamin yang kebanyakan adalah perempuan yang bersumber pada stereotip yang melekatnya.
Baca Halaman Selanjutnya..
Komentar