Membaca Ulang Morotai Sebagai Pintu Gerbang Pertahanan Indonesia di Pasifik

Maka Indonesia tidak boleh hanya membangun infrastruktur, tapi juga kekuatan simbolik dan stategis dalam kepentingan negara.

Kawasan Indo-Pasifik merupakan salah satu ruang paling strategis dan tegang dalam percaturan global saat ini. Ketegangan antara Amerika Serikat dan Tiongkok di Laut Cina Selatan.

Serta meningkatnya kekuatan militer regional, menimbulkan konsekuensi langsung bagi negara-negara di sekitarnya. Indonesia, sebagai negara kepulauan terbesar dengan ribuan kilometer garis pantai.

Menghadapi tantangan besar dalam menjaga kedaulatan wilayah udara dan lautnya, terutama di wilayah timur yang selama ini kurang mendapat perhatian strategis.

Saat ini Indonesia menghadapi tantangan strategis yang menuntut redefinisi posisi dan peran kawasan. Pulau Morotai, yang selama ini hanya hadir dalam diskursus sejarah Perang Dunia II, seharusnya dibaca ulang sebagai aset geopolitik masa depan.

Terletak di utara Maluku Utara dan berhadapan langsung dengan Laut Filipina serta jalur Pasifik barat, Morotai bukan sekadar pulau perbatasan tetapi titik potensial proyeksi kekuatan negara.

Yang perlu disadari oleh para perancang kebijakan adalah bahwa ruang bukan hanya entitas fisik, melainkan medan diplomasi, sinyal kekuatan, dan arena pengaruh.

Pemerintah daerah harus menyadari bahwa posisi Morotai sangat vital sebagai wilayah terluar di Indonesia bagian Timur.

Baca Halaman Selanjutnya..

Selanjutnya 1 2 3 4 5

Komentar

Loading...