Prostitusi dalam Tubuh Pendidikan

Dari aktivitas memahami dan mengetahui tentu akan melahirkan ilmu pengetahuan yang sebanding dengan apa yang dilakukan setiap orang.

Kebiasaan ini menujukkan proses pendidikan yang berjalan normal baik terhadap guru dan murid juga lingkungan masyarakat. Marx dalam terori pendidikan kerakyatan memberikan penjelasan secara rinci aktifitas pendidikan harus menyeluruh.

Ini bukan tanpa sebab, menurutnya masyarakat akar rumput juga berhal mendapatkan layanan pendidikan yang layak upaya mampu menjawab problematika yang terjadi. Selain itu, teori ini juga memberikan satu sikap tegas dan kritikan atas model ppendidikan formal dan tradisional yang tidak merata.

Protitusi dalam tubuh pendidikan tidak meyoal tentang layanan seks yang dilakukan pendidik terhadap anak didik, prostitusi pendidikan membahas terkait kebiasaan orang-orang yang meyalahgunakan pendidikan sebagai proses memperoleh Ilmu pengetahuan.

Berangkat dari orang-orang yang melakukan praktek melacur (Perdagangan/jual beli) upaya mendapatkan hak dan kewajiban yang mengatasnamankan pendidikan hingga kapitalisasi pendidikan.

Akibatnya kebanyakan orang rela melakukan apa saja untuk memperolah gelar, pangkat, gaji degan cara-cara yang tidak baik seperti membayar dll.

Merujuk pada pegertian di atas kita dapat menarik kesimpulan bahwa prostitusi pendidikan ialah bentuk praktek pendidikan yang kotor dan tidak terpuji.

Baca Halaman Selanjutnya..

Selanjutnya 1 2 3 4 5

Komentar

Loading...