Jauhilah Perkataan Berbohong

Indonesia adalah sebuah negara yang pernah digambarkan oleh Syauqi (seorang penyair Mesir yang terkenal): “ibarat sepotong syurga yang dipindahkan oleh Allah Swt ke bumi”.

Pandangan ataupun gambaran dari Syauqi tersebut tentunya bukan sebuah penilaian yang tanpa alasan. Kita bisa melihat bahwa kekayaan alam yang dikaruniakan oleh Allah Swt.

Kepada kita bangsa Indonesia adalah luar biasa, seperti minyak yang tersembur dari perut bumi pertiwi tercinta ini yang berjuta-juta barrel, kandungan emas, tembaga, nikel, biji besi yang berjuta-juta ton, hasil hutan yang melimpah, serta lautan dengan kandungan bermacam-macam jenis ikan.

Semua kekayaan alam yang di utarakan di atas adalah merupakan karunia Allah Swt, yang diperuntukkan bagi kesejahteraan dan kebahagiaan seluruh hamba-Nya yang bernama bangsa Indonesia.

Namun kenyataannya masyarakat bangsa ini terbungkuk-bungkuk pundaknya karena memikul hutang luar negeri yang semakin bertumpuk, disebabkan karena sebagian para penyelenggara negara di negeri ini dihinggapi penyakit bohong dan korup.

Sehingga kekayaan negara yang begitu melimpah hanya dinikmati oleh segelintir orang, sementara masyarakat hidup dalam kesengsaraan dan penderitaan yang berkepanjangan.

Bila dicermati secara mendalam terjadinya persoalan kesemrawutan kehidupan berbangsa dan bernegara dewasa ini, yang menjadi penyebab utama ialah tidak adanya kejujuran dan ketulusan dalam menjalankan amanah Allah dan amanah yang dipercayakan oleh masyarakat dan Negara kepada para penyelenggara pemerintahan.

Menurut Dr. Muhammad Hatta, karena sifat bohong menyelinap ke mana-mana sehingga korupsi telah mebudaya. Sering menimbulkan pertanyaan dalam masyarakat.

Baca Halaman Selanjutnya..

Selanjutnya 1 2 3 4 5 6

Komentar

Loading...