AGK Ajukan Pembantaran Minta Hakim Izinkan Keluar Tahanan untuk Berobat

AGK dibantu tongkat saat keluar dari kursi sidang di Pengadilan Tipikor, Pengadilan Negeri Ternate. (Foto: Iwan/malutpost.com)

"Kalau bagitu, bapak bisa izin berobat atau kontrol ke rumah sakit, bukan pembantaran,"tegasnya.

Sementara Ketua Majelis Hakim, Rommel Franciskus Tumpubolon juga menyatakan, permohonan pembantaran akan diajukan setelah dilakukan pemeriksaan oleh dokter dengan diagnosa penyakit.

"Kalau sampai ada rekomendasi, maka Rutan akan membuat permohonan ke kita (PN) guna menginap di rumah sakit," ujarnya.

Pemeriksaan kesehatan terdakwa kata Romel, akan diajukan Rutan ke Pengadilan jika tidak memiliki alat lengkap. Untuk pembantaran juga harus resmi dikeluarkan dokter dengan alasan tertentu, terutama yang sifatnya darurat.
Itupun, sambung Rommel, harus diputuskan lewat pengadilan dan tidak terhitung masa penahanan.

"Belum tentu pembantaran itu keluar, hanya ijin keluar untuk mengontrol sakit yang dialami terdakwa. Demikian penjelasan kami ya, tolong dipahami. Jadi permohonan pembantaran terdakwa kita belum penuhi," pungkasnya.

Untuk diketahui, sidang kasus dugaan korupsi mantan Gubernur Maluku Utara, Abdul Gani Kasuba (AGK) akan dilanjutkan pada Rabu, 12 Juni 2024 dengan agenda pemeriksaan saksi. (one/aji)

Selanjutnya 1 2

Komentar

Loading...