Hasil Penelusuran, KATAM Tak Temukan Shanty Alda Kendalikan PT Smart Marsindo di Pulau Gebe

Halteng, malutpost.com – Konsorsium Advokasi Tambang (KATAM) mengaku tidak menemukan aktivitas operasional PT Smart Marsindo di Pulau Gebe, Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara.
KATAM juga menyebut Shanty Alda Nathalia bukan lagi direksi maupun komisaris yang mengendalikan operasional perusahaan sejak 2024.
Koordinator KATAM, Muhlis Ibrahim, mengatakan PT Smart Marsindo hingga kini belum mengantongi Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB), sehingga aktivitas pertambangan belum berjalan.
Kondisi ini turut berdampak pada terhentinya pembangunan sejumlah sekolah dan program pengembangan ekonomi terkait perusahaan.
“Dari hasil penelusuran kami di lapangan, PT Smart Marsindo tidak ada kegiatan operasional sama sekali,” kata Muhlis kepada malutpost.com, Jumat (16/10/2026).
Ia menjelaskan, persetujuan RKAB merupakan salah satu aspek penting yang wajib dipenuhi perusahaan tambang sebelum menjalankan aktivitas pertambangan sesuai ketentuan yang berlaku.
Muhlis juga menilai, pengaitan nama Shanty dengan aktivitas operasional perusahaan perlu didukung data yang jelas, termasuk dokumen mengenai jabatan dan kewenangannya dalam struktur perusahaan.
Menurutnya, hasil penelusuran langsung KATAM berbeda dengan informasi yang menyebut PT Smart Marsindo masih beraktivitas di Pulau Gebe. Karena itu, status RKAB dan posisi Shanty dalam struktur perusahaan perlu dipastikan melalui dokumen resmi.
“Kami berharap perusahaan secepatnya mendapatkan persetujuan RKAB agar bisa beroperasi, supaya geliat ekonomi di Pulau Gebe kembali normal,” tandasnya. (one)


Komentar