Sherly Tegaskan Bahan Baku MBG Harus dari Maluku Utara

Sofifi, malutpost.com -- Gubernur Maluku Utara (Malut) Sherly Tjoanda mendorong agar kebutuhan bahan baku program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Maluku Utara dapat dipenuhi dari hasil produksi daerah.
Langkah tersebut dinilai penting agar potensi perputaran anggaran program MBG tidak hanya menjadi pasar bagi produk dari luar daerah, tetapi juga memberikan dampak langsung terhadap petani dan pelaku usaha lokal.
Sherly mengatakan, Pemprov Maluku Utara terus menyiapkan berbagai langkah agar bahan baku MBG dapat bersumber dari hasil pertanian dan produksi masyarakat Maluku Utara.
“MBG, kita siapin bahan bakunya dari Maluku Utara supaya duit potensinya Rp1,6 triliun itu bisa berputar di petani Maluku Utara,” kata Sherly, Rabu (23/9/2026)
Menurutnya, program MBG memiliki potensi ekonomi yang besar apabila rantai pasoknya dapat melibatkan petani dan produsen lokal. Dengan begitu, kebutuhan pangan untuk program tersebut sekaligus dapat menjadi pasar bagi hasil produksi masyarakat.
Selain persoalan bahan baku, Sherly juga menyoroti pentingnya pembangunan infrastruktur pendukung sektor pertanian, khususnya jalan tani.
“Jalan tani menjadi prioritas kami,” ujar Sherly.
Ia menegaskan, pembangunan jalan tani membutuhkan kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten/kota.
Menurut Sherly, dukungan lintas pemerintahan diperlukan agar akses petani menuju lahan produksi maupun distribusi hasil pertanian dapat semakin mudah.
“Program pusat, daerah, kabupaten, provinsi sama-sama membantu jalan tani untuk petani Maluku Utara,” ujarnya. (nar)

Komentar