Sekprov Maluku Utara Dorong OPD Perkuat Inovasi Pelayanan Publik

IMG 20260811 WA0011
Samsuddin A Kadir. (Foto: malutpost.com)

Sofifi, malutpost.com -- Sekretaris Provinsi (Sekprov) Maluku Utara (Malut), Samsuddin A. Kadir, menegaskan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Provinsi Maluku Utara tidak boleh menjadikan inovasi sekadar formalitas untuk mengejar penghargaan.

Menurut Samsuddin, inovasi harus menjadi budaya kerja yang berkelanjutan dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Ia memberikan apresiasi kepada seluruh OPD, khususnya penerima penghargaan Innovative Government Award (IGA), ia meminta capaian tersebut tidak berhenti pada seremoni maupun penilaian tahunan.

"Berharap seluruh OPD terus berkelanjutan dalam melahirkan terobosan maupun gagasan sebagai wujud dari sebuah inovasi," tegas Samsuddin, Selasa (11/8/2026).

Ia mengatakan, Maluku Utara saat ini berada dalam momentum pembangunan yang membuka peluang besar bagi kemajuan daerah. Namun, pertumbuhan ekonomi harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas hidup masyarakat.

"Pertumbuhan ekonomi sebesar 15 persen di kuartal II harus dibarengi dengan peningkatan kualitas hidup masyarakat, salah satunya melalui pelayanan publik yang memadai," katanya.

Untuk itu, Samsuddin menekankan bahwa trobosan dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat juga merupakan bagian penting dari inovasi pemerintahan.

"Inovasi bukan hanya aplikasi, namun dapat berupa pelayanan, khususnya kepada masyarakat," tegasnya.

Seluruh OPD diminta terus melahirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan persoalan pembangunan di Maluku Utara. Samsuddin mengingatkan, inovasi tidak boleh hanya muncul ketika memasuki masa penilaian.

"Ingat, inovasi bukan berjalan hanya saat ada penilaian, akan tetapi harus terus berkesinambungan demi memberi manfaat nyata bagi masyarakat," ujarnya.

Ia menilai, keberlanjutan inovasi menjadi salah satu kunci untuk memperkuat kualitas birokrasi sekaligus meningkatkan efektivitas pembangunan daerah.

Samsuddin menegaskan inovasi harus menjadi titik pangkal untuk membawa Maluku Utara menuju kemajuan.

Untuk diketahui, Provinsi Maluku Utara berhasil masuk dalam 10 besar nasional pada IGA 2025 dengan skor 63,64. Capaian tersebut menjadi salah satu indikator meningkatnya komitmen Pemprov Maluku Utara dalam mendorong inovasi di lingkungan pemerintahan daerah.

Lamjutnya, bahwa Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda juga terus mendorong untuk menghadirkan langkah-langkah nyata melalui inovasi yang berorientasi pada hasil (output oriented), terutama dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. (nar) 

Komentar

Loading...