Program Penanaman Mangrove NHM di Kao Wujudkan Ekosistem Hijau

Halut, malutpost.com -- PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) dan masyarakat pesisir Desa Kao, Kabupaten Halmahera Utara melakukan penanaman mangrove sebagai upaya pelestarian lingkungan pada Juni 2023. Upaya tersebut kini mulai berhasil.
Penanaman mangrove saat itu dilakukan melalui kolaborasi bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Maluku Utara, DLH Kabupaten Halmahera Utara dan Komunitas Green Kaidati. Mereka menanam 600 bibit mangrove pada lahan ±0,8 hektar di Kawasan Ekosistem Esensial (KEE).
Wilayah Sungai Naul yang sebelumnya mengalami degradasi kini telah berubah menjadi ekosistem yang produktif dan hijau.
Kawasan tersebut mulai berfungsi sebagai habitat yang layak bagi berbagai jenis margasatwa dan biota perairan. Pengelolaan kawasan ini dilakukan secara berkelanjutan oleh Komunitas Green Kaidati.
KEE memiliki peran strategis dalam restorasi lingkungan pesisir. Keberadaan hutan bakau itu terbukti efektif untuk mencegah abrasi pantai dan menahan kenaikan air laut yang sebelumnya mengancam pemukiman warga.
Selain fungsi ekologis, kawasan ini juga memiliki nilai penting dalam penyerapan emisi karbon dan berpotensi dikembangkan menjadi kawasan ekowisata.
Ketua Komunitas Green Kaidati, Zainudin Hongi, mengapresiasi dukungan NHM. Menurutnya, program ini memberi dampak ganda, yakni perbaikan kualitas lingkungan sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat melalui penjualan bibit mangrove.
"Sebagai wujud komitmen keberlanjutan, NHM tidak hanya berhenti pada penanaman, tetapi juga mendukung pengembangan kapasitas komunitas lokal. Perusahaan telah membantu penyediaan infrastruktur pembibitan seperti pembangunan gazebo, instalasi listrik, fasilitas sanitasi, hingga tandon air," ujarnya, Kamis (18/6/2026).
Superintendent Lingkungan dari Departemen Health Safety & Environment (HSE) NHM, Rosmini Djufri, mengatakan, saat ini pengembangan pembibitan mangrove yang didukung NHM telah mencapai 4.300 bibit yang dilakukan secara bertahap. Hal ini bertujuan untuk mendukung usaha pembibitan yang memiliki nilai ekonomis bagi warga sekitar.
"Kami berharap kawasan mangrove dapat terus terjaga dan memberikan manfaat jangka panjang, baik dari sisi ekologis maupun ekonomi bagi masyarakat. NHM berkomitmen untuk terus berkolaborasi dengan komunitas lokal dan pemerintah daerah dalam mendukung upaya pelestarian lingkungan," pungkasnya. (one)



Komentar