Tiga Kapal dari Polda Maluku Utara Bantu Evakuasi Penumpang KM Intim Teratai

Ternate, malutpost.com -- Tiga kapal Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Maluku Utara (Malut) dikerahkan untuk membantu tim SAR melakukan evakuasi penumpang Kapal Motor (KM) Intim Teratai yang kandas di perairan pulau Makian, Kabupaten Halmahera Selatan, Selasa (17/2/2026).
Tiga kapal tersebut yakni: Kapal Wibisana BKO Mabes, KPC Kie Besi dan Kapal SBU.
"Kami kerahakan tiga kapal dan 34 personel untuk membantu tim SAR dalam mengevakuasi penumpang KM Intim Teratai," kata Dirpolairud Polda Malut, melalui Kasubdit Gakkum, Kompol Riki Arinanda, Selasa (17/2/2026).
Riki menyebut, kapal SBU melakukan evakuasi pertama terhadap penumpang bernama Nabila Mahmud (33 tahun) yang mengalami sesak nafas ke Kota Ternate.
"Yang bersangkutan dievakuasi pertama untuk pertolongan, karena diduga sesak nafas. Sementara sudah di Ternate dan dirujuk ke rumah sakit," kata Riki.
Kemudian Kapal Kie Besi juga melakukan evakuasi sejumlah penumpang ke Ternate yang mengalami patah tulang tangan dan penumpang hamil. Mereka diantaranya, Harita (33 tahun), Ayu Maniku (26 tahun), Rindu Moune dan Mardiana (75 tahun).
"Beberapa penumpang itu dievakuasi menuju Ternate untuk perawatan di rumah sakit. Sementara penumpang lainnya dinyatakan selamat dan masih dalam evakuasi Tim SAR gabungan," ujar Riki.
Diketahui, KM Intim Teratai dilaporkan kandas di perairan pulau Makian, Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara, Selasa (17/2/2026) dini hari.
Kapal tersebut bertolak dari Bacan, Kabupaten Halmahera Selatan pada 16 Februari 2026 pukul 21:00 WIT, dengan tujuan Bastiong, Kota Ternate.
Dalam perjalanan, sekitar pukul 04:45 WIT dini hari (sudah masuk hari Selasa 17 Februari 2026), kapal tersebut kandas di perairan Pulau Makian. (one)




Komentar