Laka Laut Longboat di Perairan Bibinoi Halsel Naik Penyidikan, Ditpolairud: Motoris Lalai

IMG 20260128 WA0094
Insiden Laka Laut Longboat di Perairan Bibinoi, Halmahera Selatan.

Sofifi, malutpost.com -- Tim penyidik Subdit Gakkum Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Maluku Utara telah melakukan penyidikan kasus laka laut sebuah longboat di perairan Bibinoi, Kecamatan Bacan Timur Tengah, Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara.

Sebelum naik ke penyidikan, Subdit Gakkum sudah melakukan gelar perkara kasus ini.

Longboat penumpang berukuran 6 GT tersebut ditumpangi 59 orang. Bergerak dari pelabuhan Babang menuju Desa Pigaraja.

Dalam perjalanan longboat mengalami laka laut. Satu anak kecil berusia 2 tahun meninggal dunia, kemudian satu orang Dosen Universitas Kahirun (Unkhair) Dr Wildan, dinyatakan hilang dan belum ditemukan. Sementara sisanya selamat.

Kasubdit Gakkum Ditpolairud Polda Maluku Utara, Kompol Riki Arinanda, mengatakan, pihaknya sudah melakukan penyelidikan.

"Dari penyelidikan sudah gelar naik ke penyidikan," katanya, Rabu (28/1/2026).

Menurutnya, dalam penyelidikan juga sudah dilakukan pemeriksaan sejumlah saksi, termasuk penumpang, motoris dan ABK.

"Masih ada beberapa saksi lagi yang bakal diperiksa, termasuk petugas Syahbandar dan Dishub," kata Riki.

Pihaknya juga menemukan adanya kelalaian motoris dalam aktivitas longboat tersebut.

"Kami temukan ada kelalaian yang dilakukan motoris, hal itu kita temukan dari life jacket yang kurang dan penumpang lebih dari kapasitas," tuturnya.

Sambung Riki, saat ini tim masih berada di lapangan dan akan meminta keterangan dari beberapa pihak untuk mendalami peristiwa.

"Penyidikan ini pasti adanya tersangka, tapi kita lengkapi dulu bukti penyidikan," tandas Riki. (one)

Komentar

Loading...