(Refleksi Hari Ayah Nasional)

On Father’s Day, Remember the Fatherless

Hariadi Hardy

Oleh: Hariadi Hardy
(Ketua Forum Ayah PKS Maluku Utara)

12 November 2025 kita Kembali memperingati Hari Ayah Nasional. Semenjak pertama kali dicetuskan oleh Perkumpulan Putra Ibu Pertiwi (PPIP) pada tahun 2006 di Surakarta, Jawa Tengah.

Peringatan Hari Ayah Nasional ini menjadi penting untuk Menghormati peran ayah dalam keluarga serta Menginspirasi ayah di seluruh Indonesia Untuk terus menjadi teladan, pendidik, dan pelindung bagi keluarganya.

Persoalan Ayah Hari ini

Hari ini kita diperhadapkan dengan Fenomena fatherless atau ketidakhadiran figur dan peran ayah dalam kehidupan anak, yang kini menjadi persoalan serius di Indonesia.

Mengutip data Analisis Tim Jurnalisme Harian Kompas menunjukkan, 15,9 juta anak di Indonesia berpotensi tumbuh tanpa pengasuhan ayah atau fatherless.

Angka ini setara dengan 20,1 persen dari total 79,4 juta anak berusia kurang dari 18 tahun. Temuan ini merujuk pada olahan data Mikro Survei Sosial Ekonomi Nasional Badan Pusat Statistik yang di publikasikan Maret 2024.

Baca di: Koran Digital Malut Post Edisi Kamis, 13 November 2025

Fatherless dalam kehidupan seorang anak dapat memberikan dampak yang signifikan pada berbagai aspek perkembangan anak baik secara sosial, psikologis, maupun emosional.

Melansir dari laman FKM Universitas Air Langga menunjukkan anak yang tumbuh tanpa kehadiran ayah sering menghadapi tantangan dalam aspek sosial, termasuk kurangnya rasa percaya diri dan keterbatasan dalam keterampilan bersosialisasi yang pada akhirnya berdampak pada performa akademik dan kualitas hubungan dengan orang lain.

Baca Halaman Selanjutnya..

Selanjutnya 1 2 3

Komentar

Loading...