233 Rumah di Batang Dua Rusak Akibat Gempa Bumi, Bantuan Terus Disalurkan

Ternate, malutpost.com -- Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate mencatat kerusakan rumah di Kecamatan Pulau Batang Dua mencapai 233 akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,6 yang terjadi pada Kamis (2/4/2026).
Katerogi kerusakan terdiri dari rusak ringan, sedang dan berat. Pendataan masih terus dilakukan untuk memastikan jumlah dan tingkat kerusakan secara menyeluruh.
Ketua Posko Penanganan Bencana Gempa Bumi Kota Ternate, Rizal Marsaoly, menyampaikan, pemerintah telah menetapkan masa tanggap darurat bencana mulai 2 hingga 15 April 2026.
Selama periode itu, pemantauan dan penanganan dilakukan secara intensif oleh tim gabungan.
“Sejak hari pertama kejadian, tim langsung bergerak ke lokasi menggunakan armada Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) serta Ambulance Laut Andalan,” kata Rizal, Minggu (5/4/2026).
Armada tersebut mengangkut petugas sekaligus membawa bantuan logistik bagi warga terdampak. Bantuan tahap awal meliputi bahan kebutuhan pokok, tenda pengungsian, dan obat-obatan.
Di samping itu, untuk memperlancar koordinasi di lapangan, pemerintah telah membentuk posko penghubung. Tim gabungan juga melakukan pendataan hingga ke wilayah terpencil, termasuk di Mayau dan Pulau Tifure, Batang Dua.
Rizal mengimbau warga yang mengungsi di daerah pegunungan agar mendekat ke posko. Sehingga distribusi bantuan dapat dilakukan lebih merata dan tepat sasaran.
Ia juga meminta kepada para lurah untuk mengarahkan warga yang mengungsi agar mendekat ke posko, sehingga bantuan logistik bisa tersalurkan dengan baik.
Pemerintah Kota Ternate juga menjadwalkan distribusi bantuan lanjutan pada Minggu, 5 April 2026 hari ini, menggunakan kapal Basarnas. (van)




Komentar