UPTD PPA Ternate Siapkan Ahli Psikologi Bantu Korban KDRT ulah Bripka RAP

Ternate, malutpost.com -- Unit Pelaksanaan Teknis Daerah (UPTD) Pemberdayaan Perempuan dan Anak (PPA) Kota Ternate memberikan perlindungan dan pemulihan secara psikologi terhadap korban kekerasan dan penganiayaan yang dilakukan oleh oknum anggota Bataliyon C Pelopor Satbrimob Polda Maluku Utara inisial Bripka RAP alias Raeychan (37 tahun) terhadap istrinya, Pipin Wulandari (36 tahun).
RAP diduga melakukan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) terhadap istrinya Pipin Wulandari (36 tahun), pada Minggu (22/3/2026) malam. KDRT ini terjadi di rumah korban yang berlokasi di lingkungan Gipsi, Kelurahan Toboleu, Ternate Utara.
Akibat perbuatan RAP, Pipin mengalami pendarahan di hidung, telinga dan kepala. Pipin kini menjalani operasi pada bagian kepala di RSUD Chasan Boesoirie Ternate.
Kepala UPTD PPA Kota Ternate, Eska Saera, mengatakan saat ini pihaknya sedang memberikan pelayanan psikologi terhadap Pipin serta anaknya yang juga diduga menjadi korban kekerasan Bripka RAP.
"Untuk tenaga ahli psikologi, dari kami. Jadi untuk saat ini, sedang menunggu tenaga ahli kami melihat situasi korban yang lagi menjalani perawatan di RSUD," kata Eska, Rabu (25/3/2026).
Menurutnya, kondisi mental korban dan anaknya sangat memperihatinkan. Sehingga pihaknya mengupayakan agar pelayanan psikologi secara mental terhadap korban dan anaknya bisa tertangani dengan baik.
"Harapan kami, kasus ini dapat tertangani dengan baik, karena melihat kondisi korban dan anaknya sangat kritis, bahkan kondisi anaknya mengalami trauma yang sangat berat" tandasnya. (one)




Komentar