Jemaah Bertanya, Ustad Menjawab

Bagaimana Mengetahui Lailatul Qadar dan Apa yang Harus Dilakukan di 10 Malam Terakhir?

H. M. Thariq Kasuba, LC,. M.A
H. M. Thariq Kasuba, LC,. M.A

Rasullullah SAW bersabda:
لَيْلَةُ القَدْرِ لَيْلَةٌ سَمْحَةٌ طَلْقَةٌ لَا حَارَّةٌ وَلَا بَارِدَةٌ تُصْبِحُ شَمْسُهَا صَبِيْحَتَهَا ضَعِيْفَةً حَمْرَاءَ
Artinya:"Lailatul Qadar adalah malam yang penuh kemudahan dan kebaikan, tidak panas dan tidak dingin, matahari pada pagi harinya bersinar lemah dan tampak kemerah-merahan." (HR. Ath-Thayalisi)

3. Ketenangan Batin yang luarbiasa: Seorang mukmin yang menghidupkan malam tersebut biasanya merasakan ketenangan hati, kekhusyukan yang luar biasa, dan kelezatan dalam beribadah yang berbeda dari malam-malam lainnya.

Allah SWT berfirman:
سَلَامٌ هِيَ حَتَّىٰ مَطْلَعِ الْفَجْرِ
Artinya: "keselamatan/kedamaian (pada malam itu) sampai terbit fajar." (QS. Al-Qadr: 5)
Oleh sebab itu kita sebagai Umat islam sangat dianjurkan untuk meningkatkan intensitas ibadah saat memasuki sepuluh hari terakhir, guna menjemput keberkahan dan keutamaan Lailatul Qadar.

Untuk menjemput keberkahan Lailatul Qadar. Maka saran Ustadz lakukanlah beberapa langkah utama ini:
1. I’tikaf: Menetap di masjid dengan niat beribadah kepada Allah. Jika tidak memungkinkan secara penuh, luangkanlah waktu sebanyak mungkin di masjid pada malam hari.

2. Memperbanyak Doa Ampunan: Mengamalkan doa yang diajarkan Rasulullah SAW kepada Aisyah RA:
اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي
Artinya:"Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pengampun dan menyukai ampunan, maka ampunilah aku." (HR. Tirmidzi)

3. Menghidupkan Malam (Qiyamul Lail): Memperpanjang salat malam, baik itu shalat Tahajud, Hajat, maupun witir.

4.Tadarus Al-Qur'an: Mengkhatamkan atau setidaknya merenungi makna ayat-ayat Al-Qur'an, mengingat Lailatul Qadar adalah malam diturunkannya Al-Qur'an.

Baca Halaman Selanjutnya..

Selanjutnya 1 2 3

Komentar

Loading...