“Darah dan Air Mata di Palestina”

Ramadan dan Duka Palestina

Muhammad Muzijad Mandea

Ditengah-tengah ketegangan timur tengah antara Israel dan Iran ada duka yang menyelimuti warga Palestina. Saat kita focus pada Israel dan Iran, kita lupa dengan Palestina. Warga palestina masih hidup dalam baying-bayang ketakutan, serang masih terus berlanjut, tidak ada habisnya.

Seruan aksi terhadap kejahatan Israel atas Palestina terus dikawal, ini bukan menyangkut dengan agama, melainkan kemanusiaan. Indonesia salah satu negara yang mengencam keras tindakan agresif Israel, aksi-aksi baik dari mahaisiswa juga masyrakat terus dihidupkan sampai warga Palestina terbebas dari kejahatan Israel.

Penulis harap, dengan adanya tulisan ini, seluruh dunia dapat merasakan penderitaan yang dialami warga Palestina, dengan beribu-ribu korban jiwa berjatuhan, anak-anak putus sekolah, keluarga yang ditinggalkan, serta kelaparan jelang Ramadhan.

Semoga dengan tulisan ini, dapat menjadi sumber informasi bahwa penderitaan di Palestina belum selesai sampai saat ini. Mengakhiri tulisan ini, mari kita terus mendoakan serta dukungan sosial yang taka da henti kepada saudara-saudara kita yang ada di Palsetina.

“Selama kemerdekaan bangsa Palestina belum diserahkan kepada orang-orang Palestina, maka selama itulah bangsa Indonesia berdiri menentang penjajahan Israel” Ir. Soekarno. (*)

Selanjutnya 1 2 3 4

Komentar

Loading...