Bencana Banjir di Desa Waisakai Kepulauan Sula, BPBD Malut Ambil Langkah Cepat Kirim Bantuan

843e33e3 e668 4b16 8ba0 c08a7c37dee6
Sekretaris BPBD Malut, Risval Tribudianto saat menerima FPMW untuk beraudiensi membahas penanganan banjir di Desa Waisakai, Kabupaten Kepulauan Sula.

Ternate, Malutpost.com — Forum Pelajar Mahasiswa Waisakai (FPMW), terus mengambil langkah untuk membantu korban banjir di Desa Waisakai, Kecamatan Mangoli Utara Timur, Kabupaten Kepulauan Sula. Selain melakukan penggalan dana, FPMW juga meminta bantuan pemerintah.

Lembaga pemerintah di Provinsi Malut yang pertama kali merespons musibah yang terjadi ujung utara pulau Mangoli itu adalah Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Sekretaris BPBD, Risval Tribudianto  langsung menerima FPMW dan menggelar pertemuan. Pertemuan tersebut membahas penanganan bencana banjir di Desa Waisakai. Pertemuan ini bertujuan untuk meningkatkan koordinasi dan upaya penanggulangan bencana di wilayah tersebut. Dalam pertemuan, BPBD Malut menyampaikan akan melakukan penanganan pasca bencana dengan secepatnya setelah idul Fitri.

"Untuk sebelum Lebaran ini, kami hanya bisa mengambil langkah penanggulangan darurat, berupa bantuan sembako dan lain-lain. Nanti pasca idul Fitri kami turun langsung ke lokasi dan meninjau kerusakan sekaligus mengatur langkah untuk perbaikan,” kata Risval.

Bantuan BPBD Provinsi sudah tiba di Sanana pada Selasa (17/3/26). Selanjutnya akan diserahkan ke Pemda Sula untuk didistribusi ke Desa  Waisakai. Risval berharap, bantuan tersebut bermanfaat bagi warga yang terdampak, terutama jelang hari raya Idul fitri.

Ketua Umum Forum Pelajar Mahasiswa Waisakai (FPMW), Badri Umamit, menyampaikan terima kasih kepada BPBD Malut yang menerima audiensi dengan FPMW, termasuk respons cepat dari BPBD Malut dalam membantu korban bencana.

“Kami dari FPMW sangat mengapresiasi BPBD Malut yang punya langkah cepat untuk penanganan bencana dan pasca bencana banjir di Desa Waisakai. Kami berharap semua bisa dengan cepat teratasi, agar warga di sana bisa aman dari ancaman banjir,” kata Badri.(red/kun)

Komentar

Loading...