Sudah Bertakwakah Kita?

H. Usman Muhammad

Karena Allah sedikitpun tidak bermaksud menganiaya atau menzhalimi umat manusia. Hal ini sebagaimana firman Allah dalam Al-Qur’an: “Sesungguhnya Allah tidak menzalimi umat manusia sedikit pun, tetapi manusia itulah yang menzalimi dirinya sendiri.” (QS. Yunus: 44).

Dalam kitab Tafsir Kementerian Agama menjelaskan bahwa Allah Swt, menandaskan kepada kaum Muslimin, sesungguhnya Allah tidak akan berbuat aniaya.

Dia tidak akan mengurangi daya indera dan semua alat yang dimiliki manusia untuk memperoleh petunjuk, agar mereka sampai kepada kebenaran dan dapat mempedomani petunjuk itu sehingga dapat melaksanakannya untuk mencapai segala sesuatu yang bermanfaat bagi mereka, asalkan manusia itu sendiri mau mempergunakan pancainderanya sebaik-baiknya.

Kalau terjadi ada manusia yang tidak mau memahami petunjuk Allah berarti merekalah yang menganiaya diri mereka sendiri.

Karena mereka telah diberi oleh Allah Swt mata, tapi dipergunakan untuk memperhatikan ayat-ayat Allah, mereka diberi telinga, tapi tidak dipergunakan untuk mendengar ayat-ayat Allah, dan diberi hati tapi tidak dipergunakan untuk mengerti dan memahami ayat-ayat Allah.

Kedua. Hati-hati jangan sampai, sikap dan perbuatan kita membuat orang lain menjadi susah atau menderita. Dalam sebuah Hadits, Rasulullah Saw, bersabda: ”Khairunnas anfa’hum linnas.” Artinya: “Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya.” (HR. Ahmad, Ath-Thabrani dan Ad-Daaruqutni).

Baca Halaman Selanjutnya..

Selanjutnya 1 2 3 4 5

Komentar

Loading...