Perempuan dan Rahim Peradaban yang Dilupakan

Muhammad Wahyudin

Karena itu, memuliakan perempuan tidak cukup dengan retorika. Ia harus diwujudkan dalam perubahan nyata: dalam kebijakan pendidikan yang adil, dalam kesempatan ekonomi yang setara.

Dalam perlindungan terhadap kekerasan, dan dalam ruang politik yang terbuka bagi perempuan untuk berpartisipasi secara penuh.

Lebih dari itu, masyarakat juga perlu mengubah cara pandangnya tentang kekuatan. Selama ini kekuatan sering diasosiasikan dengan dominasi, kontrol, dan kekerasan.

Namun perempuan menunjukkan bentuk kekuatan yang berbeda, kekuatan yang merawat, melindungi, dan menjaga kehidupan tetap bertumbuh.

Dalam dunia yang semakin keras oleh konflik, ketimpangan ekonomi, dan krisis ekologis, perspektif seperti ini justru menjadi semakin penting.

Dunia membutuhkan cara pandang yang lebih manusiawi, lebih empatik, dan lebih berorientasi pada keberlanjutan kehidupan. Nilai-nilai itu selama berabad-abad justru hidup dalam pengalaman perempuan.

Itulah sebabnya perjuangan perempuan bukan sekadar perjuangan identitas, tetapi perjuangan untuk memperluas makna kemanusiaan itu sendiri.

Baca Halaman Selanjutnya..

Selanjutnya 1 2 3 4 5

Komentar

Loading...