Banjir di Desa Waisakai, Kegagalan Pemerintah Daerah yang Terus Berlanjut

IMG 9701
Abjul Soamole (Akademisi STAIN Ambon)

BANJIR kembali melanda desa Waisakai kecamatan Mangoli Utara Timur, meninggalkan jejak kerusakan dan penderitaan bagi warga masyarakat.

Setiap tahun, banjir selalu menjadi ancaman bagi warga desa Waisakai. Namun, sepertinya pemerintah tidak belajar dari pengalaman-pengalaman sebelumnya. Tidak ada langkah-langkah yang efektif untuk mencegah atau mengurangi dampak banjir, sehingga warga harus terus-menerus menghadapi kesulitan dan kehilangan.

Tapi yang membuat situasi ini semakin memprihatinkan adalah, tidak adanya perhatian yang serius dari pemerintah daerah kabupaten Kepulauan Sula terhadap bencana ini.

Sepertinya, pemerintah daerah dalam hal ini Bupati Kepulauan Sula lebih sibuk dengan urusan politik dan kekuasaan daripada memperhatikan nasib warga desa Waisakai yang terdampak banjir.

Tidak adanya suatu upaya yang serius oleh pemerintah untuk melakukan pencegahan. Seperti membangun infrastruktur yang memadai, dan memperbaiki sistem drainase yang dapat mencegah terjadinya  banjir. Ini adalah contoh dari kebijakan yang reaktif, bukan proaktif.

Bupati Kepulauan Sula telah gagal dalam menjalankan tugasnya untuk melindungi warga negara dari bencana alam. Tidak ada langkah-langkah yang efektif untuk mencegah atau mengurangi dampak banjir yang terjadi.

Pemerintah daerah sering kali hanya hadir ketika bencana sudah terjadi, dan hanya memberikan bantuan jangka pendek yang tidak bisa menyelesaikan masalah banjir.

Warga desa Waisakai hari ini seperti telah diternegasikan oleh pemerintah daerah sendiri. Seakan suara masyarakat tidak lagi didengar, dan kebutuhan masyarakat tidak lagi dipenuhi.

Ini merupakan situasi yang tidak adil di tengah bencana yang terjadi. Karena desa Waisakai  juga merupakan warga negara yang berhak mendapatkan perlindungan dan pelayanan dari pemerintah kabupaten Kepulauan Sula.

Pemerintah tidak boleh terus-menerus membiarkan bencana ini terus berlanjut. Pemerintah harus dapat mengatasi bencana banjir yang terjadi di desa Waisakai serta harus bertanggung jawab atas nasib warga desa, dengan mengambil tindakan yang efektif untuk mencegah dan mengurangi dampak banjir.

Saatnya pemerintah bertindak, dan memberikan perhatian yang pantas kepada warga masyarakat desa Waisakai yang terdampak banjir. Pemerintah harus bertanggung jawab atas segala kerusakan fasilitas milik masyarakat. (*)

Komentar

Loading...