Dominasi Viralitas dalam Pembentukan Opini Publik di Ruang Digital

Julkifli Gadeang

Bahwa ruang publik idealnya menjadi arena dialog rasional tempat masyarakat mempertimbangkan kepentingan bersama melalui argumentasi kritis.

Namun ruang digital justru memperlihatkan kecenderungan sebaliknya, yaitu diskursus publik digerakkan oleh emosi, kecepatan, dan sensasi.

Isu yang memancing kemarahan atau simpati lebih mudah memperoleh legitimasi sosial dibanding pembahasan kebijakan yang membutuhkan analisis mendalam. Akibatnya, opini publik semakin rentan dibentuk oleh persepsi sesaat, bukan pertimbangan rasional.

Dominasi viralitas juga menunjukkan bahwa kekuasaan di era digital tidak lagi semata berada pada institusi politik atau media arus utama.

Seperti dijelaskan oleh Manuel Castells seorang sosiolog dan ilmuwan komunikasi asal Katalonia (Spanyol) melalui karyanya tentang “Hubungan Antara Teknologi Informasi, Ruang Perkotaan, dan Kekuasaan Sosial”.

Bahwa masyarakat modern telah memasuki fase network society atau masyarakat jaringan, di mana kekuasaan bekerja melalui jaringan informasi.

Dalam struktur ini, siapa pun yang mampu mengendalikan arus perhatian publik memiliki pengaruh besar terhadap kesadaran sosial.

Baca Halaman Selanjutnya..

Selanjutnya 1 2 3 4 5

Komentar

Loading...