Puasa dan Ketidakadilan Struktural: Ketika Ramadan Kehilangan Daya Gugah Sosial

H. M. Thariq Kasuba, LC,. M.A
H. M. Thariq Kasuba, LC,. M.A

​3. Pemimpin adalah Pelayan yang bertanggung Jawab secara Struktural

​كُلُّكُمْ رَاعٍ وَكُلُّكُمْ مَسْئُولٌ عَنْ رَعِيَّتِهِ

"Setiap kalian adalah pemimpin dan setiap kalian akan dimintai pertanggungjawaban atas rakyat/yang dipimpinnya." (HR. Bukhari & Muslim)

Hadis ini menegaskan bahwa kemiskinan rakyat adalah dosa struktural pemimpinnya.

​Dari semua dalil di atas kita dapat simpulkan bahwa; ​Ketidakadilan struktural jarang jadi isu utama karena kita cenderung mengubah puasa dari gerakan pembebasan menjadi ritual penenangan diri.

Kita lebih suka "kasihan" pada orang miskin daripada "berjuang" bersama mereka untuk menuntut hak sistemik mereka.

Marilah sama-sama kita mendorong sistem pendidikan disekolah atau pesantren dan dikampus islam untuk diisi dengan kurikulum yang menganalisis data ketimpangan ekonomi dan solusinya, bukan sekedar cerita-cerita tentang pahala.

Semoga jawaban dan sarannya bermanfaat

WALLAHU A'LAM BISHOWAAB. (*)

Selanjutnya 1 2 3

Komentar

Loading...