Puasa dan Panggilan Iman

KH. Cholil Nafis, PhD

Rasulullah SAW bersabda, “Sayangilah yang di bumi, niscaya kalian akan disayangi oleh yang di langit.
Ketiga, lahirnya rasa takut kepada Allah (khauf).

Takut yang membuat kita meninggalkan larangan dan melaksanakan perintah-Nya. Takut akan murka-Nya, tetapi di saat yang sama penuh harap kepada rahmat dan ampunan-Nya.

Karena itu, di bulan Ramadan kita banyak membaca doa: Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni.
Ya Allah, Engkau Maha Pemaaf dan menyukai maaf, maka maafkanlah aku.

Sepuluh hari pertama adalah fase turunnya rahmat. Kita sedang membersihkan jiwa, menyucikan hati, menuju Allah Yang Maha Suci.

Allah itu baik, dan Allah mencintai kebaikan. Semoga puasa kita bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi menjadi jalan mendekat kepada Allah, melahirkan kerinduan, kasih sayang, dan ketakwaan dalam diri kita.

Mudah-mudahan Allah menerima puasa kita dan menjadikan kita termasuk hamba-hamba-Nya yang bertakwa.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh(*)

Selanjutnya 1 2 3 4

Komentar

Loading...