Momentum Tingkatkan Ketakwaan dan Perekat Ukhuwah

Sashabila Widya L Mus

Menumbuhkan Empati dan Kepedulian

Rasa lapar dan dahaga yang kita rasakan selama berpuasa mengajarkan kita untuk lebih peka terhadap kondisi saudara-saudara kita yang kekurangan.

Dari sini tumbuh kepedulian sosial melalui zakat, infak, dan sedekah. Ramadan mengajarkan bahwa kebahagiaan sejati bukan hanya tentang menerima, tetapi juga memberi.

Melatih Kesabaran dan Keikhlasan

Puasa adalah ibadah yang sangat personal. Hanya diri sendiri dan Allah yang benar-benar mengetahui apakah seseorang berpuasa dengan sungguh-sungguh atau tidak.

Karena itu, Ramadan melatih keikhlasan. Selain itu, menahan emosi, amarah, dan hawa nafsu sepanjang hari adalah latihan kesabaran yang sangat berharga.

Kesempatan Mendapatkan Ampunan

Rasulullah SAW bersabda bahwa barang siapa berpuasa Ramadan dengan iman dan mengharap pahala, maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.

Ini menunjukkan betapa luasnya rahmat Allah di bulan yang mulia ini. Ramadan adalah kesempatan untuk “reset” spiritual dan memulai lembaran baru yang lebih baik.

Ramadan bukan hanya rutinitas tahunan, tetapi sekolah kehidupan. Ia mendidik hati, menguatkan iman, dan membersihkan jiwa.

Semoga kita tidak hanya menjadi orang yang sekadar berpuasa, tetapi menjadi pribadi yang bertakwa dan lebih baik setelah Ramadan berlalu. (*)

Selanjutnya 1 2 3

Komentar

Loading...