Setahun Jadi Gubernur, Sherly Sudah Buat Apa?

Jainul Yusup

Gubernur secara konsisten mendorong agar kebutuhan pangan kawasan industri nikel di Weda, kabupaten Halmahera Tengah dan Obi Halamhera Selatan, tidak lagi disuplai dari luar daerah (Sulawesi atau Jawa), melainkan dari petani lokal.

Integrasi antara sektor pertambangan dan pertanian/perikanan inilah yang menjadi fondasi "Maluku Utara Emas 2045".

Warisan paling berat di Maluku Utara adalah stigma korupsi di tingkat birokrasi. Sherly Sarbin mengambil langkah berani sejak hari pertama: transparansi total. Dalam setahun ini, ia secara terbuka memerangi praktik jual beli jabatan.

"Jangan ada lagi yang memberi uang untuk jabatan, gunakan uang tersebut untuk keluarga anda. Saya butuh skill, bukan setoran."

Kalimat tegas ini sering ia sampaikan dalam berbagai apel di kantor gubernur Gosale, hasilnya, skor Monitoring Center for Prevention KPK untuk Maluku Utara mulai menunjukkan tren positif.

Penekanan pada digitalisasi sistem pemerintahan (SPBE) bukan lagi sekadar wacana, melainkan kebutuhan untuk meminimalisir celah pungutan liar dalam perizinan dan layanan publik.

Di bidang kesejahteraan rakyat, pasangan Sherly-Sarbin berhasil mencatatkan rapor hijau pada program unggulan Cerdas Kesehatan Gratis. Hanya dalam satu tahun, Maluku Utara berhasil mencapai Universal Health Coverage (UHC) hingga hampir 100%.

Baca Halaman Selanjutnya..

Selanjutnya 1 2 3 4

Komentar

Loading...