Hikmah Ramadan
Ramadan dan Fungsi Pengawasan

Seorang pejabat publik atau wakil rakyat yang sungguh-sungguh meresapi hikmah Ramadan akan membawa semangat itu kedalam cara ia membaca laporan keuangan daerah, cara ia merespons aspirasi masyarakat, dan memastikan kebijakan tidak keluar dari rel keadilan.
Ramadan 1447 H hadir di tengah kondisi ekonomi masyarakat yang masih penuh tantangan. Harga-harga kebutuhan pokok yang mencekik, kesenjangan akses layanan publik yang masih menganga di berbagai daerah, dan berbagai beban hidup yang terus menghimpit.
Semua itu bukan hanya menjadi halaman berita. Tetapi menjadi panggilan nyata bagi fungsi pengawasan untuk bekerja lebih keras, lebih cermat, dan lebih berpihak.
Akhir Kalam
Hikmah Ramadan bukan untuk disimpan di dalam laci kenangan spiritual. Tetapi harus hidup dalam integritas yang dijaga bahkan ketika tidak diawasi.
Dalam kepedulian yang ditunjukkan kepada yang lemah dan papa, dalam kesungguhan mengawasi agar setiap kebijakan benar-benar bekerja untuk keadilan dan kesejahteraan masyarakat. Marhaban Ya Ramadhan. (*)




Komentar