Hikmah Ramadan

Ramadan dan Fungsi Pengawasan

M. Iqbal Ruray

Membutuhkan ketegasan untuk menagih, sekaligus kesabaran untuk memverifikasi sebelum menghakimi. Membutuhkan independensi dari tekanan, sekaligus keterbukaan untuk mendengar berbagai perspektif.

Semua keseimbangan itu tidak lahir dari kepintaran semata tetapi dari kedewasaan karakter dan paling baik ditempa justru dalam ibadah puasa.

Kepedulian Sosial

Hikmah ramadan lainnya yang perlu menjadi pengingat bagi para pengambil kebijakan adalah soal kepekaan dan kepedulian sosial. Ini seharusnya menjadi kompas moral yang paling tajam bagi setiap pengemban amanah publik.

Ketika merumuskan kebijakan, ketika mengawasi anggaran, ketika mengevaluasi program pemerintah, pertanyaan yang harus selalu hadir adalah: apakah kebijakan ini benar-benar menyentuh mereka yang paling membutuhkan?

Apakah program ini menjangkau mereka yang tersisih di pinggiran, bukan hanya mereka yang sudah memiliki akses dan koneksi?

Apakah alokasi anggaran mencerminkan skala prioritas yang berpihak kepada yang lemah, ataukah lebih banyak mengalir ke proyek-proyek yang hanya menguntungkan mereka yang sudah berkecukupan?

Kepedulian sosial yang diajarkan Ramadan bukan kepedulian musiman yang berhenti saat tifa Lebaran berbunyi. Kepedulian yang harus menjadi watak tetap seorang pemimpin, yang termanifestasi dalam setiap keputusan kebijakan yang diambil sepanjang tahun.

Baca Halaman Selanjutnya..

Selanjutnya 1 2 3 4 5

Komentar

Loading...