Satu Tahun Tauhid-Nasri Pimpin Kota Ternate

Kesehatan dan Lingkungan: Kota Sehat, Kota Berkelanjutan
Di sektor kesehatan, Kota Ternate kembali meraih Penghargaan Kota Sehat 2025 kategori Swasti Saba Wiwerda dari Kementerian Kesehatan RI. Ini merupakan kali kedua Ternate meraih predikat tersebut, menandakan konsistensi dalam pengelolaan sanitasi, lingkungan, serta perilaku hidup bersih dan sehat.
Penguatan Satpol PP melalui penghargaan Karya Bhakti Peduli Satpol PP 2025 dari Kementerian Dalam Negeri juga memperlihatkan bahwa ketertiban umum dan perlindungan masyarakat menjadi bagian integral dari kualitas hidup kota.
Stabilitas Ekonomi dan Indikator Makro
Meski terjadi pengurangan dana transfer pusat (TKD), Pemkot menjaga stabilitas fiskal tanpa pemotongan TPP ASN, menunjukkan disiplin pengelolaan anggaran yang adaptif namun tetap berpihak pada daya beli aparatur. Sektor UMKM tetap bergeliat melalui fasilitasi izin usaha dan penguatan ekosistem perdagangan yang sehat.
Dalam konteks ini, tiga pasar utama Gamalama, Kotabaru, dan Bastiong, mengantarkan Kota Ternate meraih Penghargaan Pasar Tertib Ukur 2025 dari Kementerian Perdagangan RI. Penghargaan ini bukan sekadar simbol, tetapi bentuk perlindungan nyata terhadap konsumen dan pelaku usaha melalui standarisasi alat ukur dan kepastian transaksi perdagangan.
Data resmi inflasi dan pertumbuhan ekonomi tahun 2025 masih menunggu rilis Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Ternate. Namun, tren stabilitas harga dan aktivitas ekonomi daerah menunjukkan daya tahan yang tetap terjaga sepanjang tahun, didukung penguatan sektor perdagangan, jasa, dan UMKM.
Secara makro, peningkatan kesejahteraan tercermin dari Pengeluaran Riil per Kapita (dalam ribu rupiah) yang naik dari 14.731 pada 2024 menjadi 14.945 pada 2025, menunjukkan kenaikan daya beli riil masyarakat secara moderat namun konsisten. Capaian sektoral tersebut sejalan dengan penguatan indikator makro pembangunan.
Data terbaru menunjukkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Ternate meningkat dari 82,59 pada 2024 menjadi 83,01 pada 2025, dan tetap menjadi yang tertinggi di Provinsi Maluku Utara. Umur Harapan Hidup meningkat menjadi 73,36 tahun, sementara Harapan Lama Sekolah stabil di atas 15 tahun. Dengan IPM kategori sangat tinggi, Ternate tidak hanya mempertahankan posisinya, tetapi juga memperkuat kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan.
Refleksi dan Arah ke Depan
Satu tahun pertama kepemimpinan M. Tauhid Soleman – Nasri Abubakar memperlihatkan pendekatan pembangunan yang menekankan konsistensi, stabilitas, dan sinergi lintas sektor. Tantangan tentu tetap ada, dari tekanan fiskal hingga dinamika sosial ekonomi. Namun fondasi tata kelola, pelayanan publik, dan pembangunan manusia menunjukkan arah yang jelas.
Refleksi satu tahun ini bukan sekadar laporan capaian, melainkan penguatan komitmen untuk memastikan Ternate tumbuh sebagai kota yang sehat, transparan, berdaya saing, dan inklusif.
Ternate terus melangkah, dengan kerja nyata, kolaborasi, sinergi dan keyakinan bahwa pembangunan terbaik adalah yang dirasakan langsung oleh masyarakatnya. (van)




Komentar