Satu Tahun Tauhid-Nasri Pimpin Kota Ternate

Pelayanan Publik dan Infrastruktur
Melalui kolaborasi dengan pemerintah pusat, Pemkot Ternate menerima dana Rp. 30 miliar dari Kementerian PUPR untuk perbaikan 27 ruas jalan vital. Akses air bersih juga diperluas lewat peresmian SPAM Tobololo pada Januari 2026 yang menjangkau ribuan warga di wilayah pesisir dan pinggiran kota.
Di sektor transportasi laut, Pemerintah Kota Ternate juga meraih penghargaan dari Kementerian Perhubungan RI atas dedikasi dalam meningkatkan keselamatan pelayaran di wilayah Maluku Utara, khususnya di Kota Ternate. Penghargaan tersebut sebagai bentuk pengakuan atas komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat standar keselamatan dan tata kelola pelayaran.
Komitmen tersebut mendapat pengakuan nasional. Pemerintah Kota menerima apresiasi dari Kementerian Perhubungan RI atas peningkatan keselamatan pelayaran, serta penghargaan dari Kementerian PKP RI sebagai Pemerintah Daerah Terbaik di Maluku Utara dalam Pembebasan Retribusi PBG. Capaian ini menegaskan arah pembangunan yang terukur, responsif, dan berdampak nyata bagi masyarakat.
Keberpihakan pembangunan juga ditegaskan melalui penguatan kawasan BAHIM — Batang Dua, Hiri, dan Moti — sebagai bagian integral dari Kota Ternate. Pemerintah Kota memastikan bahwa kebijakan infrastruktur, layanan kesehatan, pendidikan, serta konektivitas transportasi laut menjangkau wilayah kepulauan tersebut secara proporsional. Pendekatan ini menegaskan bahwa pembangunan tidak lagi berpusat pada kawasan inti kota semata, melainkan diarahkan pada pemerataan akses, distribusi sumber daya yang adil, dan kehadiran layanan publik hingga ke pulau-pulau terluar.
Perlindungan Sosial, Pendidikan, dan Transformasi Digital
Komitmen Pemerintah Kota Ternate dalam membangun sumber daya manusia diwujudkan melalui penguatan perlindungan sosial dan peningkatan kualitas pendidikan secara simultan. Di sektor ketenagakerjaan, Kota Ternate meraih Paritrana Award Terbaik I Tingkat Provinsi Maluku Utara atas capaian pelaksanaan program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.
Penghargaan ini menegaskan bahwa perlindungan sosial tidak hanya menyasar pekerja formal, tetapi juga sektor informal yang menjadi tulang punggung ekonomi lokal.
Pada saat yang sama, perhatian terhadap pendidikan dan literasi terus diperkuat. Penghargaan dari Komda Alkhairaat atas dukungan terhadap pendidikan agama Islam serta PGM Award 2025 dari Persatuan Guru Madrasah Indonesia mencerminkan komitmen terhadap peningkatan kualitas dan kesejahteraan tenaga pendidik.
Transformasi digital pendidikan juga menunjukkan kemajuan signifikan, ditandai dengan penghargaan Google for Education yang diterima SMP Negeri 1 Kota Ternate sebagai kandidat sekolah rujukan Google. Lebih luas lagi, Kota Ternate meraih Penghargaan Indeks Masyarakat Digital Indonesia (IMDI) 2025 dari Kementerian Komunikasi dan Digital RI sebagai daerah dengan capaian terbaik di kawasan Indonesia Timur, sebuah pengakuan atas kemajuan literasi digital, integrasi sistem pemerintahan berbasis elektronik, dan transformasi layanan publik berbasis teknologi.
Baca halaman selanjutnya...




Komentar