Satu Tahun Tauhid-Nasri Pimpin Kota Ternate

Ternate, malutpost.com – Perjalanan M Tauhid Soleman dan Nasri Abubakar sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Ternate kini menginjak usia satu tahun, tepatnya 20 Februari 2026.
Satu tahun bukanlah akhir perjalanan, melainkan fase penting untuk membaca arah dan memastikan fondasi pembangunan Kota Ternate menjadi lebih baik ke depan.
Momentum ini sekaligus menjadi penegasan arah besar pembangunan dalam bingkai visi Ternate Andalan Jilid II, sebuah fase lanjutan yang menekankan akselerasi daya saing, penguatan kualitas sumber daya manusia, serta tata kelola pemerintahan yang adaptif dan berintegritas.
Sejak dilantik pada 20 Februari 2025, pasangan M Tauhid Soleman dan Nasri Abubakar menutup tahun pertama masa kepemimpinannya dengan torehan progresif yang tidak hanya berdampak pada infrastruktur dan layanan publik, tetapi juga secara elegan menempatkan Kota Ternate dalam peta nasional.
Dalam kerangka Ternate Andalan Jilid II, capaian tersebut tidak diposisikan sebagai titik puas, melainkan sebagai fondasi konsolidasi untuk lompatan berikutnya. Kepemimpinan yang dijalankan menjelma menjadi pendekatan kerja kolektif yang memperkuat tata kelola, memperbaiki pelayanan, serta menggerakkan pembangunan kota secara terukur dan berkelanjutan.
Konsolidasi hingga Integritas Tata Kelola
Tahun pertama ini ditandai dengan konsolidasi birokrasi dan percepatan manajemen talenta ASN. Kota Ternate dinilai berhasil mengimplementasikan pembangunan manajemen talenta hanya dalam dua bulan sejak komitmen ditandatangani, sebuah capaian yang menegaskan keseriusan reformasi berbasis sistem.
Atas keberhasilan tersebut, Pemerintah Kota Ternate mendapat penghargaan percepatan pembangunan manajemen talenta ASN dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) sebagai pengakuan atas kecepatan sekaligus kualitas implementasi.
Reformasi ini tidak berhenti pada dokumen kebijakan, tetapi menyentuh struktur dan kultur kerja ASN. Profesionalisme, akuntabilitas, dan pelayanan berbasis kinerja menjadi standar baru dalam birokrasi kota.
Komitmen tata kelola bersih diperkuat dengan diraihnya predikat Zona Hijau Monitoring, Controlling, Surveillance for Prevention (MCSP) KPK 2025 dengan capaian 91 persen, menempatkan Ternate sebagai daerah dengan tata kelola pencegahan korupsi terbaik di Maluku Utara.
Baca halaman selanjutnya...




Komentar