Bagaimana Seharusnya Kita Menyambut Bulan Ramadhan?

Kedua: At-Tazkiyah. Yakni Upaya membersihkan hati dari berbagai penyakit bathin yang menyebabkan diri kita untuk sulit menerima sebuah kebenaran serta rahasia maupun hikmah yang terkandung dibalik kemuliaan di bulan Ramadhan nanti.
Rasulullah SAW, pernah menegaskan: “Jauhilah tiga sifat (penyakit hati) yaitu: Jauhilah sifat sombong, karena sifat sombong membuat iblis tidak mau melaksanakan perintah Allah untuk bersujud (menghormati) Adam.
Jauhilah sifat serakah, karena sifat serakah membuat Nabi Adam dan istrinya (Hawa) dikeluarkan dari surga, karena melanggar larangan Allah memakan buah yang telah dilarang oleh Allah SWT, untuk memakannya.
Dan jauhilah sifat dengki, karena sifat dengki membuat seorang putra Nabi Adam (Qabil) membunuh saudaranya sendiri (Habil).”
Ketiga: Al-Ilmu. Artinya selalu mau belajar, untuk mencali ilmu sebanyak-banyaknya, terutama mempelajari tujuan, hikmah serta fadhilah-fadhilah dari amalan-amalan yang dikerjakan dalam momentum bulan suci Ramadhan, maupun hal-hal yang dapat mengurangi bahkan merusak ibadah puasa Ramadhan.
Di dalam bulan Ramadhan banyak sarana-sarana yang disediakan untuk seorang Muslim mendapatkan ilmu, baik lewat media, baik media cetak dan media elektronik (Radio dan Televisi), maupun secara langsung disampaikan oleh para Da’i di mimbar-mimbar Masjid.
Keempat: Al-Maghfirah. Artinya seorang Muslim ketika akan memasuki bulan suci Ramadhan hendaknya memperbanyak meminta ampun kepada Allah SWT, atas segala dosa salahnya, baik yang sengaja maupun yang tidak disengaja.
Baca Halaman Selanjutnya..




Komentar