Bagaimana Seharusnya Kita Menyambut Bulan Ramadhan?

Selain itu dijelaskan pula bahwa, “Di dalam bulan Ramadhan segala do’a dikabulkan, semua amal kebaikan diterima dengan berlipat ganda nilai pahalanya, dan Allah SWT, menjauhkan segala bentuk siksaan-Nya.
Begitu mulia dan agungnya bulan suci Ramadhan, maka marilah kita sambut dengan senyuman kebahagiaan dan dengan hati yang tulus ikhlas.
Bersihkan dan kosongkan hati kita dari segala bentuk penyakit hati dan pikiran-pikiran negatif lainnya agar dapat diisi dengan segala bentuk nilai-nilai kebaikan serta kemuliaan dalam bulan Ramadhan yang sebentar lagi datang.
Sebagai seorang Mukmin yang sangat merindukan kehadiran bulan Ramadhan setiap tahun ini dengan beberapa sikap positif antara laian sebagai berikut:
Pertama: Al-Farhu. Artinya hati merasa gembira (Bahagia) dan bersuka cita dengan kedatangan bulan Ramadhan, karena sebagai orang yang dipanggil oleh Allah SWT, untuk melaksanakan ibadah puasa (shaum).
Merasa gembira karena seorang Mukmin mengetahui dengan sepenuh hati bahwa dengan menjalankan ibadah puasa Allah akan mengangkat derajatnya ketingkat yang sangat mulia, yakni derajat, “Muttaqiin”. Sebagaimana ditegaskan Allah SWT, dalam Al-Qur’an:
“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana yang telah diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.” (Qs. Al-Baqarah: 183).
Baca Halaman Selanjutnya..




Komentar