Ratusan Warga Ternate Lapor Polisi soal Dugaan Investasi Bodong

pexels liza summer 6347705 5421c2753dc2acfc85eef1ba3cbb002a fae0c53a47a7e927c01bdac434f3816f
ilustrasi investasi (dok/pexels.com)

Ternate, malutpost.com -- Ratusan warga Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara, mendatangi Polsek Ternate Utara, Kamis (5/2/2026) malam.

Mereka melaporkan dugaan penipuan investasi bodong berbasis aplikasi online Appenic. Para pelapor didominasi oleh perempuan.

Mereka mengaku mengalami kerugian setelah dana deposit tidak dapat dicairkan lantaran akses pencairan dana pada aplikasi Appenic diblokir sejak Selasa (3/2/2026).

Warga akhirnya melangsungkan protes pada salah satu rumah di Kelurahan Kasturian, Kecamatan Ternate Utara yang diduga merupakan jaringan dari aplikasi tersebut.

"Berdasarkan keterangan korban, rata-rata dana yang disetorkan Rp3,3 juta per orang. Korban diiming-imingi keuntungan besar, sertifikat, hingga seragam, serta diminta merekrut nasabah baru setelah diangkat sebagai direktur dalam sistem aplikasi,". terang Kapolsek Ternate Utara, IPTU Rizki Kurniawan, Jumat (6/2/2026).

Menurutnya, aksi penipuan ini tidak hanya terjadi di Kota Ternate, tetapi tersebar di sejumlah daerah.

"Sedikitnya 111 orang telah melapor ke Polsek Ternate Utara, jumlah itu diperkirakan masih akan bertambah," kata kapolsek.

Pihaknya juga masih mendalami masalah ini untuk mengungkap pelaku.

"Saat ini masih melakukan pendalaman dan penyelidikan untuk mengungkap pihak-pihak yang bertanggungjawab dalam dugaan penipuan investasi berbasis aplikasi Appenic," tandas kapolsek. (one)

Komentar

Loading...