Lebih Dekat dengan Mohammad Nuh Hase, Ketua DPRD Kabupaten Pulau Taliabu

Dulu Guru Honorer sekarang Pegang Palu DPRD

PELANTIKAN: Penyerahan Palu Sidang dari Eks Ketua DPRD Pulau Taliabu, Hj Meilan Mus, ke Ketua DPRD , Moh Nuh Hasi.
PELANTIKAN: Penyerahan Palu Sidang dari Eks Ketua DPRD Pulau Taliabu, Hj Meilan Mus, ke Ketua DPRD , Moh Nuh Hasi.

Kemudian, dia mendapat kabar dari ibu kota Provinsi Maluku, Ambon yang akan membuka penerimarimaan CPNS. Dia pun memanfaatkan waktu tersbeut untuk mengikuti seleksi dan berhasil lolos. “Masih SK 80 persen, saat itu gaji per bulan Rp20 ribu,” katanya.

Hari-hari terasa berat tapi dijalaninya dengan ikhlas. Guru Bahasa Indonesia ini mengakui jika pendapatannya masih belum memenuhi kebutuhan keluarga.

Dirinya tetap menjalankan tugas, karena tak hanya bekerja untuk biayai hidup, dirinya pun tengah berbagi ilmu. "Tapi saya yakin, dengan ilmu, saya bisa melahirkan kepercayaan dan keyakinan dapat melahirkan harapan di kemudian hari,"ungkapnya.

Tahun 1983 dia dilantik menjadi PNS dan gajinya pun naik dari Rp25 ribu menjadi Rp220 ribu. Ekonomi keluarganya mulai membaik. Dia mulai menjabat sebagai kepala sekolah SMA PGRI tahun 1992 di desa Pancadu Kecamatan Taliabu Selatan.

Enam bulan kemudian dimutasi lagi ke- SMA Negeri 1 Bobong (saat ini SMAN 1 Kabupaten Pulau Taliabu). Hingga tahun 1997 diberi kepercayaan untuk menjabat sebagai kepala sekolah SMPN Taliabu Barat.

Untuk bisa mendukung karirnya, ia pun melanjutkan pendidikan Bahasa dan Sastra di Universitas Khairun Ternate Fakultas Keguguran dan Ilmu Pendidikan (FKIP) pada tahun 1997 dan selesai pada 2001.

Karirinya terus meningkat, setelah Maluku Utara ditetapkan sebagai provinsi baru dan terbentuknya Kabupaten Kepulauan Sula. "Saya dipanggil balik ke-sula dan menjabat sebagai Kabid GTK pada Dinas Pendidikan Kepulauan Sula,”paparnya.

Baca Halaman Selanjutnya..

Selanjutnya 1 2 3

Komentar

Loading...