Jurus Prabowonomics di Global World Economic Forum (WEF) Annual Meeting 2026

Peran diplomasi Indonesia yang disampaikan Presiden Prabowo membawa nama Indonesia diperhitungkan dalam panggung peta percaturan elit global, sebagai pembicara kunci Presiden Prabowo Adalah kelanjutan dari nafas Panjang perjuangan politik luar negeri bebas aktif yang digaungkan Bung Karno.
Sejak republik ini berdiri Indonesia tidak pernah duduk diam tetapi menjadi mercusuar dunia, sehingga Indonesia tidak berada dipinggi percaturan global tetapi Indonesia duduk dimeja utama dari Soekarno ke Prabowo.
Indonesia konsisten menempuh satu jalan yang sama hadir dan terlibat dan bertanggung jawab kepada masa depan dunia. Prinsip yang dipegang Presiden Prabowo Adalah “1000 teman terlalu sedikit dan 1 musuh terlalu banyak”.
Davos Bangasa menegaskan bahwa Indonesia adalah bangsa yang bersahabat dengan semua negara dan tidak memusuhi siapapun, serta Indonesia juga tidak pernah gagal untuk membayar utang luar negeri, disitulah kredibilitas negara ditentukan.
Indonesia sebagai mitra global yang stabil dan strategis serta tidak pernah Lelah dalam menyuarakan perdamaian dunia yang kekal dan abadi sesuai amanat UUD 1945.
Indonesia juga gabung kepada dewan perdamaian Board of Peace yang digagas Presiden Amerika Donal Trump, yang tugas awalnya adalah untuk rekonsiliasi dan rekontruksi Gaza pasca perang, dengan masuk forum tersebut Indonesia masuk dalam meja perundingan utama dunia.
Sehingga memiliki kepentingan akses langsung untuk menyuarakan kepentingan Palestina dari dalam, Indonesia menganut politik luar negeri bebas aktif tidak terikat dalam 1 blok kekuatan tetapi tetap hadir dalam perdamaian Internasional.
Baca Halaman Selanjutnya..



Komentar