Jurus Prabowonomics di Global World Economic Forum (WEF) Annual Meeting 2026

Fungsi Utama SPPG adalah untuk produksi makanan yang bernutrisi seimbang, higienis, dan aman sesuai standart gizi yang ditetapkan.serta melakukan distribusi makanan ke sekolah-sekolah sasaran program MBG, pemberdayaan ekonomi kerakyatan melalui Koperasi Desa Merah Putih dan para petani dan pertenak lokal.
Dampak strategis adanya program MBG ini untuk mendorong keterlibatan UMKM, petani, peternak dan nelayan untuk memperkuat ekonomi lokal kemasyarakatan yang berbasis kepada Koperasi Desa Merah Putih, dampak dibidang kesehatan juga sangat bagus untuk menurunkan prevalensi stunting dan malnutrisi terutama kepada kelompok rentan.
Dibidang pendidikan adanya MBG ini sangat membantu dalam konsentrasi dan meningkatkan kemampuan belajar dan partisipasi belajar anak untuk masuk sekolah. Serta untuk meningkatkan ketahanan pangan nasional dari hulu ke hilir serta mengurangi ketergantungan pada luar negeri.
Pada awal Januari 2026 melalui sumber : SIPERS-26/BGN/01/2026, program MBG sudah menjangkau 58-60 juta penerima manfaat, pertanggal 19 Januari 2026 kurang lebih sudah membuka 21.102 SPPG Dengan dana operasional harian hari ini itu sudah mencapai Rp 855 miliar dan realisasi anggaran sampai hari ini itu sudah mendekati Rp 18 triliun jadi Rp 17,398 triliun itu per 16 Januari.
Pagi ini sudah mendekati Rp 18 triliun, Dengan target tersebut, jumlah penerima manfaat diproyeksikan mencapai 82,9 juta orang dan diharapkan dapat tercapai pada pertengahan tahun.
Total porsi makan yang diproyeksikan pada 2026 mencapai sekitar 21 miliar porsi." Sumber : https://www.bgn.go.id/news/siaran-pers/awal-2026-program-mbg-jangkau-hampir-60-juta-penerima-manfaat. Biro Hukum dan Humas Badan Gizi Nasional.
Baca Halaman Selanjutnya..



Komentar