(Refleksi 32 Tahun Koperasi Unit Desa Bobato)
Koperasi dalam Pusaran Korporasi

Dengan mekanisme partisipatif, setiap anggota suara dalam pengambilan keputusan, sementara keterbukaan informasi menjamin akuntabilitas dan kepercayaan antar anggota.
Sejumlah penelitian menunjukan bahwa daya saing koperasi di wilayah pedesaan sering kali terhambat oleh tiga faktor krusial, yakni keterbatasan kapabilitas manajerial, minimnya penguasaan teknologi, serta rendahnya akses terhadap informasi pasar. Ketiga elemen ini merupakan instrumen vital untuk dapat berkompetisi secara efektif dalam ekosistem ekonomi modern.
Oleh karena itu, memasuki usia 32 tahun sekaligus menandai fase dewasa bagi KUD Bobato, maka tuntutan penguatan kapasitas strategis anggota menjadi syarat penting, bukan sekadar kelangsungan hidup.
Peningkatan literasi keuangan dan akses pasar adalah syarat mutlak agar koperasi tidak tergerus oleh tekanan ekonomi ekstraktif yang kompetitif. (*)



Komentar