Jalan Trans Kieraha, Pentingkah?

Pulau Halmahera memiliki potensi wisata kelas dunia, mulai dari pantai berpasir putih di Halmahera Utara, wisata sejarah dan budaya di Jailolo.
Air terjun di Halmahera Timur, indahnya wisata alam di goa Bokimaruru Sagea Halmahera Tengah, atau wisata alam di Gane Halamhera Selatan, namun, potensi ini tetap menjadi "raksasa yang tidur" jika aksesnya sulit dan mahal.
Dengan adanya jalan Trans Kieraha, konsep perjalanan darat lintas kabupaten kota menjadi mungkin. Wisatawan tidak lagi hanya terkonsentrasi di satu titik, tetapi bisa menjelajahi keindahan alam Halmahera secara utuh. Ini akan membuka peluang usaha baru bagi UMKM lokal di sepanjang jalur trans.
Perlunya juga percepatan pembangunan jalan trans, pemerintah daerah Maluku Utara membuat kawasan pemukiman dengan mengutamakan kehadiran warga lokal dalam bentuk transmigrasi lokal, mempermudah layanan seperti penyediaan rumah, perkebunan, kemudaan pekerjaan bagi warga Maluku Utara, sehingga warga Maluku Utara yang usia produktif dengan sukarela menempati kawasan tersebut.
Meskipun sangat penting, pembangunan Trans Kieraha tidak boleh menutup mata terhadap aspek ekologis, pulau Halmahera memiliki hutan tropis yang kaya akan biodiversitas dan merupakan habitat burung endemik, pembangunan jalan berisiko membelah hutan lindung.
Oleh karena itu, perencanaan harus menyertakan konsep green infrastructure, jalan baru sering kali menjadi pintu masuk bagi aktivitas ilegal, pengawasan ketat dari pemerintah dan partisipasi masyarakat adat sangat diperlukan untuk memastikan jalan ini membawa kemakmuran, bukan kemudaratan atau kerusakan alam.
Baca Halaman Selanjutnya..




Komentar