Sekda Tekankan Banyak Hal Saat Pimpin Apel Pagi di Ternate Selatan

IMG 20260121 WA0038
Sekda, Rizal Marsaoly saat sampaikan arahan di Kantor Kecamatan Ternate Selatan. (foto: Buchek/Humas)

Ternate, malutpost.com -- Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Ternate, Rizal Marsaoly menjalankan program Rabu Menyapa di Kecamatan Ternate Selatan.

Tiba di sana, Sekda memimpin apel pagi, diikuti pagawai Kecamatan dan Kelurahan di Ternate Selatan, Rabu (21/1/2026).

Sekda pada kesempatannnya menyampaikan, bahwa kedisiplinan adalah hal utama bagi aparatur sipil negara (ASN) dan pegawai lainnya untuk meningkatkan kinerja-kinerja di lingkup masing-masing.

Ia menyebut, pada tanggal 20 Februari 2026 merupakan satu tahun berjalan masa kepemimpinan Wali Kota dan Wakil ketika dilantik pada tanggal 20 Februari 2025.

“Sehingga saya berharap apa yang menjadi spirit pak wali dan wakil dalam mewujudkan janji politik mereka pada saat berkampanye, bisa terselesaikan melalui program kegiatan yang melekat di Kecamatan dan Kelurahan,” kata Sekda.

Ia meminta agar para Lurah membuat evaluasi, camat koordinasikan dan disinergikan dengan Bagian Pemerintahan Setda Kota Ternate agar program yang belum dilaksanakan bisa diselesaikan.

“Sehingga, paling tidak masyarakat bisa melihat janji politik dari pak wali dan wakil ini dilaksanakan di tingkat Kecamatan dan Kelurahan,” harap Sekda.

Targetnya, dalam LPJ RPJMD tahun pertama nanti, ia akan membuat report per kecamatan, selain ringkasan kinerja dari masing-masing OPD terhadap implementasi RPJMD di tahun pertama.

Sekda juga menyampaikan, agar Bagian Pemerintahan melakukan pengecekan di masing-masing kelurahan dan kecamatan, pegawai mana yang tidak ikut apel pagi.

“Karena, ini penting jika ada hal-hal penting apa yang pak wali atau wakil sampaikan ke saya, untuk disampaikan ulang ke bapak ibu,” ujarnya.

Kemudian, soal pemberlakuan Work From Anywhere (WFA) atau bekerja dari mana saja, paling tidak semua kecamatan, terutama di Selatan agar setiap hari Senin harus dilakukan apel pagi.

“Setiap hari Senin wajib dilakukan apel pagi secara rutin di tingkat kecamatan. Dan itu akan dipantau oleh Bagian Pemerintahan," kata Sekda.

Sekda menambahkan, Dana Kelurahan sebentar lagi sudah masuk. Karena Ramadan akan jatuh di pertengahan bulan Februari. Kemudian ada pemeriksaan pendahuluan dari Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) Maluku Utara.

“Maka LPJ Dana Kelurahan tahun anggaran 2025 tolong dirapikan pertanggungjawaban, sehingga akuntabilitas laporan nya bisa terjaga transparansi. Dan ada hal-hal yang kurang tolong dilengkapi dan dibenahi,” pintanya.

Selain itu, berkaitan dengan program Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Dari rilis Menpan-RB Program SPBE Kota Ternate mencapai nilai rata-rata sesuai apa yang diharapkan Pemerintah Pusat dalam hal ini Menpan-RB.

"Nantinya para operator mengupload program atau data di dalam website yang disediakan. Karena informasi ini penting perlu disampaikan ke publik atau masyarakat. Jika program ini belum diinformasikan ke tingkat Kecamatan dan Kelurahan, akan kita buat sosialisasi."

“Karena poin terpenting dalam SPBE ini adalah berkaitan dengan MCSP KPK. Dan alhamdulillah Ternate raih predikat dari hasil penilaian KPK dengan angka 91 persen dan didalamnya ada program SPBE. Maka saya minta dukungan dari Kecamatan dan Kelurahan terkait program SPBE ini,” harapnya.

Selanjutnya terkait kebersihan, Sekda akan melihat armada roda tiga yang telah didistribusikan di kelurahan.

"Akan kita cek kembali sejauh mana armada roda tiga ini masih ada dilapangan atau tidak, upah operator armadanya dan BBM juga."

“Sehingga ini akan saya evaluasi kembali program penanganan sampah di tingkat kecamatan dan kelurahan, untuk mengimplementasikan program ini berjalan dengan baik. Dan saya tidak mau ada sampah yang menumpuk di pinggir jalan, TPS yang juga amburadul. Karena fasilitas kita sudah berikan, insentif Lurah dan Operator Armada,” tandas Rizal. (van)

Komentar

Loading...