Membangkitkan Melek Ekologi untuk Menyelamatkan Mangrove

Ketika hutan mangrove ditebang atau rusak, karbon yang tersimpan di dalam tanah dan biomassa akan terlepas kembali sebagai karbondioksida.
Oleh karena itu, menjaga dan merehabilitasi mangrove sama pentingnya dengan menanam hutan baru dalam upaya mitigasi perubahan iklim.
Pelestarian mangrove, bagian dari langkah menjaga lingkungan, tetapi juga investasi jangka panjang untuk menjaga keberlanjutan kehidupan manusia di masa depan.
Dilansir dari Tempo.co, (26/6/2025 ), mangrove berperan krusial dalam mitigasi iklim karena kemampuannya menyimpan karbon tiga hingga lima kali lipat lebih banyak dibandingkan hutan tropis daratan.
Dalam konteks adaptasi, mangrove memberikan perlindungan pesisir yang terbukti lima kali lebih hemat biaya dibandingkan membangunan talud.
Ekosistem ini juga menyediakan habitat bagi lebih dari 3.000 spesies ikan, menjadi sumber pangan dan pendapatan bagi jutaan komunitas pesisir.
Di Maluku Utara, memang dikenal sebagai wilayah kepulauan, rentan terkena perubahan iklim, apalagi dengan karakteristik perkampungan banyak di pesisir.
Baca Halaman Selanjutnya..



Komentar