Menguak Tabir Kepalsuan Dibalik Jubah Keadilan di Halteng

El Dinoh

tapi alih-alih mempertahankan hasil alam, pemerintah malahan memutuskan mata rantai hasil alam yang selama ini suda menghidupkan masyarakat maluku utara, dan di ganti denggan pertambangan.

Pada akhirnya maluku utara menjadi salah satu pusat industri pertambangan hal ini tidak terlepas dari posisi kebijakan pemerintah yang menerapkan industri pertambangan menjadi proyek strategis nasional.

Praktik semacam itu terus tumbuh terutama pada daerah-daerah  yang memiliki kekayaan sumber daya alam (Salah satunya nikel) seperti dalam kasus pemilik mayoritas PT IWIP, Tsingshan Holding Group. Mengutip laman Trendsia yang mendapat data profil perusahaan dari basis data jaringan advokasi Tambang (JATAM).

Menurut data Akta Perseroan Ditjen AHU nomor : AHU-AH.01.03-010923 yang di kutip dari Tirto, nama pensiunan Jenderal sintong panjaitan sebagai komisaris utama, yang di ketahui merupakan karib dari Luhut Binsar Panjaitan.

Nama Sintong juga tercatat dalam formulir laporan Extractive industries Transparency intiative (EITI) indonesia 2018 sebagai presiden komisaris.

Hinsa Siburian, Kiki Barki sala satu konglomerat yang juga di ketahui memilki hubungan dekat denggan PT IWIP, dari nama nama yang di sebut di atas mereka adalah borjuis nasional yang sampai hari ini hidup di atas penderitaan rayat halmahera tengah.

Ketika Jokowi dan Ma,ruf Amin terpilih sebagai presiden, dalam periode pertamanya Jokowi memiliki ambisi untuk menjadikan indonesia sebagai salah satu pusat industri mobil listrik dunia telah memicu percepatan dan perluasaan pembongkaran wilayah nikel di indonesia.

Baca Halaman Selanjutnya..

Selanjutnya 1 2 3 4 5 6 7

Komentar

Loading...