Sepanjang 2025, Pemprov Maluku Utara Salurkan 50 Ribu Paket Sembako Murah

Sofifi, malutpost.com -- Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda menyampaikan sepanjang tahun 2025 Pemprov Maluku Utara telah menyalurkan 50.000 paket sembako murah kepada masyarakat di 10 kabupaten/kota.
Paket sembako tersebut terdiri dari 5 kilogram beras, 2 kilogram gula, dan 2 liter minyak kelapa. Harga paket di pasaran bervariasi antara Rp80 ribu hingga Rp200 ribu, namun oleh Pemprov Malut dijual kepada masyarakat dengan harga Rp50 ribu.
"Semuanya berasal dari anggaran Dinas Pangan maupun Dinas Perindustrian dan Perdagangan," kata Sherly, di Kota Ternate, Rabu (24/12/2025).
Selain sembako murah, Pemprov Malut melalui Dinas Sosial juga menyalurkan sembako gratis masing-masing sebanyak 10.000 paket pada bulan Ramadan lalu dan 10.000 paket pada perayaan Natal.
Program sembako gratis ini telah dilaksanakan di 8 kabupaten/kota, sementara Kabupaten Kepulauan Sula dan Kabupaten Pulau Taliabu saat ini masih dalam proses pengiriman. Dan akan dibagikan sebelum akhir tahun ini.
Tak hanya itu, Pemprov Malut melalui Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) juga menyalurkan hibah APBD Tahun 2025 sebesar Rp 24 miliar kepada 80 rumah ibadah, yang meliputi masjid, gereja, dan musala.
"Untuk tahun 2026 sudah ada sekitar 300 proposal yang masuk. Saat ini sedang dikurasi untuk sekitar 150 rumah ibadah yang nantinya akan diberikan bantuan," ujar Sherly.
Ia menjelaskan, Pemprov Malut saat ini tengah melakukan pemetaan rumah ibadah di seluruh Maluku Utara guna memperoleh basis data yang valid terkait kondisi bangunan, khususnya rumah ibadah yang mengalami kerusakan.
"Dengan data yang benar, perencanaan bantuan bisa lebih realistis dan terukur hingga tahun 2029," jelasnya.
Pada kesempatan yang sama, Gubernur Sherly bersama Wakil Gubernur Sarbin Sehe juga menyerahkan bantuan cool box (kulboks) kepada para nelayan serta alat masak kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kelurahan Sulamadaha.
"Bantuan ini dibagikan secara merata di 10 kabupaten/kota. Harapannya bisa meningkatkan kesejahteraan UMKM dan nelayan," pungkasnya. (nar)



Komentar